Cerita di Balik Perkampungan Atlet Olimpiade Paris 2024: 300 Ribu Kondom dan Medan Pertempuran di Kota Cinta
Sabtu, 10 Agustus 2024 - 11:06 WIB
loading...
Bagi para atlet yang berkompetisi di Olimpiade, keselamatan adalah yang terpenting. Ini bukan hanya saat mereka bertanding, tapi juga selama menetap di perkampungan atlet / Foto: People
A
A
A
Bagi para atlet yang berkompetisi di Olimpiade , keselamatan adalah yang terpenting. Ini bukan hanya saat mereka bertanding, tapi juga selama menetap di perkampungan atlet.
Kehidupan bebas atlet selama berada di perkampungan atlet telah beredar selama bertahun-tahun, khususnya pembicaraan seputar seks bebas. Maklum saja, mereka harus meninggalkan keluarga selama beberapa pekan demi berjuang mengharumkan nama negara masing-masing.
Topik tersebut terus menjadi berita utama selama Olimpiade Tokyo 2020 karena larangan seks yang diberlakukan, sebagian karena persyaratan jarak sosial yang diberlakukan di tengah pandemi COVID-19 (yang menyebabkan penundaan Olimpiade hingga 2021). Mengutip laporan people, Sabtu (10/8/2024), jelang Olimpiade Paris 2024, Direktur Perkampungan Olimpiade Tim Amerika Serikat Daniel Smith mengonfirmasi bahwa larangan tersebut telah dicabut bagi para atlet yang berkompetisi di Kota Cinta dan penyelenggara mengambil tindakan pencegahan yang tepat dan kreatif untuk memastikan keselamatan semua orang.
Baca Juga: Tambang Medali Emas Baru Indonesia di Olimpiade yang Menjanjikan
Daniel mengatakan 300.000 kondom telah didistribusikan ke perkampungan Olimpiade. Ditambah lagi, ia menunjukkan, Kemasannya sangat spektakuler. Sejak para atlet mulai pindah ke perkampungan Olimpiade, banyak dari mereka yang menggunakan media sosial untuk berbagi sekilas tas hadiah dan tas hadiah perlengkapan mandi yang mereka terima. Kemasan yang benar-benar unik itu dipamerkan dalam video TikTok yang diunggah atlet asal Kanada Sarah Douglas.
Kehidupan bebas atlet selama berada di perkampungan atlet telah beredar selama bertahun-tahun, khususnya pembicaraan seputar seks bebas. Maklum saja, mereka harus meninggalkan keluarga selama beberapa pekan demi berjuang mengharumkan nama negara masing-masing.
Topik tersebut terus menjadi berita utama selama Olimpiade Tokyo 2020 karena larangan seks yang diberlakukan, sebagian karena persyaratan jarak sosial yang diberlakukan di tengah pandemi COVID-19 (yang menyebabkan penundaan Olimpiade hingga 2021). Mengutip laporan people, Sabtu (10/8/2024), jelang Olimpiade Paris 2024, Direktur Perkampungan Olimpiade Tim Amerika Serikat Daniel Smith mengonfirmasi bahwa larangan tersebut telah dicabut bagi para atlet yang berkompetisi di Kota Cinta dan penyelenggara mengambil tindakan pencegahan yang tepat dan kreatif untuk memastikan keselamatan semua orang.
Baca Juga: Tambang Medali Emas Baru Indonesia di Olimpiade yang Menjanjikan
Daniel mengatakan 300.000 kondom telah didistribusikan ke perkampungan Olimpiade. Ditambah lagi, ia menunjukkan, Kemasannya sangat spektakuler. Sejak para atlet mulai pindah ke perkampungan Olimpiade, banyak dari mereka yang menggunakan media sosial untuk berbagi sekilas tas hadiah dan tas hadiah perlengkapan mandi yang mereka terima. Kemasan yang benar-benar unik itu dipamerkan dalam video TikTok yang diunggah atlet asal Kanada Sarah Douglas.
Lihat Juga :