alexametrics

Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2019

Hendra/Ahsan Bidik Medali Emas Ketiga di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis

loading...
Hendra/Ahsan Bidik Medali Emas Ketiga di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis
Hendra/Ahsan tinggal seujung kuku untuk merebut trofi ketiga di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis. Sebelumnya, pasangan peringkat 2 terbaik dunia merebut medali emas di Guangzhou (2013) dan Jakarta (2015) / Badmintonindonesia
A+ A-
BASEL - Tugas berat bakal dirasakan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan saat ganda putra itu menjadi satu-satunya wakil yang tersisa di final Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2019. Tiket partai puncak berhasil direbut setelah mereka memenangkan perang saudara melawan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto melalui pertarungan sengit rubber game 21-16, 15-21, 21-10 dalam waktu 47 menit di St Jakobshalle, Basel, Sabtu (24/8) malam WIB.

Hendra/Ahsan tinggal seujung kuku untuk merebut trofi ketiga di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis. Sebelumnya, pasangan peringkat 2 terbaik dunia merebut medali emas di Guangzhou (2013) dan Jakarta (2015).

Khusus bagi Hendra, gelar juara dunia nanti menjadi yang keempat. Hendra pertama kali juara dunia bersama Markis Kido pada 2007. Melihat peluang, pasangan ganda putra Indonesia ini terbilang besar.



Karena Hendra/Ahsan bakal menantang Takuro Hoki/Yugo Kobayashi di final. Pasangan Jepang itu lolos ke partai puncak usai mengalahkan unggulan kedua asal China, Li Jun Hui/Liu Yu Chen, dengan dua game langsung 21-19, 21-13.

Disinggung mengenai persiapan jelang menghadapi Takuro/Yugo, Hendra/Ahsan kompak banyak-banyak berdoa saja. "Yang pasti buat final Kejuaraan Dunia ini yang disiapkan itu mentalnya. Yang penting berani dan fokus dari awal. Hasilnya kami serahkan Kepada Yang Di Atas," ungkap Hendra dikutip dari Badmintonindonesia, Minggu (25/8/2019).

"Persiapannya banyak-banyakin doa saja dan istirahat yang cukup," timpal Ahsan.
(sha)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak