alexametrics

Liga Champions 2019/2020

Komentari Pot Liga Champions, Juergen Klopp : Ini Gila

loading...
Komentari Pot Liga Champions, Juergen Klopp : Ini Gila
Juergen Klopp merasa Liverpool tak mudah mempertahankan gelar Liga Champions jika melihat hasil undian pot. Foto : Livescore
A+ A-
LIVERPOOL - Pelatih Liverpool Juergen Klopp mengaku undian penetapan pot peserta Liga Champions musim 2019/2020 dirasa sangat berat. Ia pun merasa tak mudah mempertahankan gelar bergengsi di Benua Eropa jika melihat komposisi pot yang diumumkan UEFA.

Dalam pengumumannya, Kamis (29/8/2019), UEFA menempatkan The Reds berada di pot satu bersama Barcelona, Manchester City, Chelsea, Bayern Muenchen, PSG dan Zenith. Ini buat Klopp tak terlalu dipersoalkan mengingat anak asuhnya tak akan bertemu tim-tim kuat tersebut. (Baca juga : Liga Champions Musim 2019/2020, Liverpool dan Barcelona Masuk Pot 1)

Persoalan justru ada ketika melihat pot dua yang dihuni Real Madrid, Atletico Madrid, Borussia Dortmund, Napoli, Tottenham, Shakhtar Donetsk, Ajax, Benfica. Salah satu dari tim ini akan menjadi lawan Liverpool di penyisihan grup nantinya.



"Saya kira tidak pernah ada pot dua yang lebih kuat dari sekarang ini. Itu sangat gila," kata Kloopp kepada surat kabar Inggris.

"Mereka semua harus berada di pot satu, tetapi tidak ada ruang yang cukup di sana. Saya tidak berpikir ada pot tiga yang lebih kuat. Jika orang benar-benar berpikir tentang Liga Super semacam ini, maka kamu tidak membutuhkannya. Itu saja. Kemudian pot empat kamu bisa mendapatkan RB Leipzig."

Dengan kondisi seperti itu, Klopp yakin timnya tak hanya kesulitan mempertahankan gelar tapi juga persaingan akan makin ketat. "Saya benar-benar berpikir banyak tim memiliki peluang bagus. Muenchen kini akhirnya membawa Ivan Perisic dan Philippe Coutinho yang akan lebih memberikan tekanan besar pada tim lain," ujar kata Klopp.
(bbk)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak