alexametrics

Jadikan Vertonghen Panutan, De Ligt Akui Tak Mudah Bermain di Italia

loading...
Jadikan Vertonghen Panutan, De Ligt Akui Tak Mudah Bermain di Italia
Bek Juventus Matthijs de Ligt mengungkapkan tidak ada yang mudah di Italia/Foto/AD.nl
A+ A-
TURIN - Bek Juventus Matthijs de Ligt mengungkapkan tidak ada yang mudah di Italia. Mantan kapten Ajax Amsterdam itu melakoni debut yang kurang mengesankan bersama La Vecchia Signora, namun dia bertekad untuk bekerja keras demi sukses di Negeri Piza.

De Ligt membawa Ajax ke semi-final Liga Champions musim lalu dan membantu Belanda mencapai Final Liga Bangsa-Bangsa 2018/2019, meski saat itu baru berusia 19 tahun.

Namun, pemain terbaik Eredivisie 2018/2019 itu mendapat kritik saat melakoni debut Serie A dalam kemenangan Juve 4-3 atas Napoli di Allianz Stadium, Sabtu. Pemain yang diboyong Juve dengan nilai transfer 75 juta euro (Rp1,1 triliun) pada bulan Juli, bermain bersama Leonardo Bonucci sebaai starter karena menggantikan Giorgio Chiellini yang mengalami cedera lutut.



“Ini mungkin tampak negatif, tetapi di Italia, dibandingkan dengan Belanda, kami berpikir lebih individual," katanya kepada De Telegraaf. “Untuk setiap pemain, apa yang mereka butuhkan dan bagaimana mereka bisa menjadi lebih baik, telah teridentifikasi. Program yang disesuaikan akan dibuat untuk Anda."

“Saya di negara baru dan saya tahu, tidak ada yang mudah. Trofi ini menjadi saksi generasi baru sepakbola Belanda."

“(Ronald) Koeman, (Robin) Van Persie, (Arjen) Robben, dan (Louis) Van Gaal adalah generasi tua dan saya berharap memberi sepak bola apa yang mereka berikan. Saya akan bekerja keras untuk sukses di Italia."

"Saya bangga telah memenangkan penghargaan untuk penampilan saya saat berusia 19 tahun, meskipun sekarang saya berusia 20 tahun," imbuhnya.

"Saya tahu orang-orang seperti Cruyff, Koeman, Van Basten dan Gullit, tetapi sayangnya saya tidak pernah melihat mereka bermain secara langsung.

“Tapi, saya merasa lebih spesial untuk menjadi pewaris Jan Vertonghen. Sebagai pemain No 4, dia adalah contoh saya di Ajax dan saya masih sering berbicara dengannya."
(sha)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak