alexametrics

Carlos Takam Debut di New York, Ini Lawannya

loading...
Carlos Takam Debut di New York, Ini Lawannya
Carlos Takam Debut di New York, Ini Lawannya
A+ A-
NEW YORK - Penantang gelar kelas berat dunia, Carlos Takam (36-5-1, 28 KO) siap bertarung lagi pada 14 September. Takam akan menghadapi petinju AS Craig Lewis dalam pertarungan 10 ronde di Resort World Catskills Casino, Catskill, New York.

Terakhir kali Takam tampil melawan petinju Jerman Senad Gashi (21-18-3, 18 KO) di The O2 Arena, London, Inggris, 22 Desember 2018. Takam menang TKO pada ronde ketujuh dari 10 ronde yang direncanakan.

Semula Takam dijadwalkan bertarung melawan jawara kelas penjelajah yang tak terbantahkan, Oleksandr Usyk (16-0 12 KO) pada Mei lalu. Tapi, duel itu dibatalkan karena Usyk mengalami cedera.



Pertarungan Usyk tidak dijadwal ulang sehingga Takam mencari jalannya sendiri untuk kembali ke supremasi kelas berat, dan meghadapi Craig Lewis dalam "Catskills Clash II".

Di bawah bimbingan Pelatih baru Dwight Yarde dan promotor Joe Deguardia, Takam siap menghadapi Lewis, meski pria kelahiran Littoral, Kamerun, 6 Desember 1980, itu akan melakukan debut pertarungan di AS.

"Saya akan kembali pada 14 September di Resorts World Catskills. Saya sangat bersemangat. AS baru bagi saya, dan saya harus membuat basis penggemar saya di sana," katanya.

"Hanya pekerjaan dan kerendahan hati yang baik yang bisa melakukan ini. Dan saya dapat memberi tahu Anda, saya siap memuaskan penggemar tinju AS seperti yang saya lakukan di Afrika, Eropa, dan di tempat lain sebelumnya. Tidak diragukan lagi, saya siap untuk melakukan pekerjaan itu.”

Lewis tidak asing untuk bekerja dengan elit divisi kelas berat. Dia merupakan Mitra sparing juara dunia kelas berat WBC, Deontay Wilder. Lewis sangat dihormati sebagai petinju veteran yang berkualitas, dengan rekor gabungan 37-0, dan 23 menang KO.
(sha)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak