alexametrics

Catatan Menarik Dustin Poirier Si Penantang Raksasa dari Rusia

loading...
Catatan Menarik Dustin Poirier Si Penantang Raksasa dari Rusia
Khabib Nurmagomedov dianggap salah satu raksasa petarung dari Rusia. Meski menyandang nama besar itu, keberdaan Khabib tak membuat Dustin Poirier gentar. Foto: IST
A+ A-
ABU DHABI - Khabib Nurmagomedov dianggap salah satu raksasa petarung dari Rusia. Meski menyandang nama besar itu, keberdaan Khabib tak membuat Dustin Poirier gentar.

Dustin Poirier akan berusaha merobohkan Khabib dalam pertarungan UFC 242 kelas ringan di The Arena, Abu Dhabi, Minggu (8/9/2019) mendatang. Kedua petarung sama-sama memiliki reputasi besar di octagon.

Menurut peringkat yang dilansir UFC sampai saat ini, Poirier berada di nomor satu pada kelas ringan. Ia juga memiliki peringkat yang bagus di pound-for-pound (gabungan peringkat keseluruhan). Saat ini dirinya menduduki peringkat delapan dari seluruh petarung yang berlaga di UFC.



Lahir di Louisiana, Amerika Serikat, 19 Januari 1989, Poirier mengantongi catatan mentereng selama tampil berlaga. Dia telah memenangkan gelar UFC sebanyak 22 kali, mendekati rekor terbanyak -yakni 26 kali, yang dipegang Michael Bisping.

Berikut catatan mentereng Poirier
Catatan Mentereng
Poirier memenangkan gelar UFC dalam penampilan yang ke-22. Juara kedua terbanyak dalam sejarah -di belakang Michael Bisping (26).
Poirier memegang rekor 9-1 (dengan satu tidak ada kontes) sejak ia kembali ke divisi ringan UFC, April 2015.
Catatan 17 kemenangan Poirier sejak 2011 di kompetisi UFC merupakan yang kedua terbesar, di belakang Donald Cerrone (23).
Enam pertarungan tak terkalahkan Poirier dalam kompetisi ringan UFC terikat tercatat sebagai yang terpanjang ketiga (di antara petarung aktif di kelas berat) Sebelumnya ada Ferguson (12) dan Nurmagomedov (10).

Selama karier profesionalnya, tercatat dirinya telah beberapa kali menjadi jawara kelas ringan UFC interim. Tidak hanya itu, pria campuran Amerika juga banyak membuat KO lawan-lawan kuat.

Sejumlah nama besar di arena UFC seperti, Eddie Alvarez (dua kali), Anthony Pettis, Justin Gaethje, dan Max Holloway pun mampu ia taklukan di Oktagon. Terlebih lagi, Poirier memiliki rentetan tak terkalahkan yang panjang di UFC seri 211 pada 13 Mei 2017. Jelas dirinya merupakan seorang yang dilahirkan untuk menjadi juara.

Poirier memulai karier profesionalnya pada tahun 2009. Sebelum masuk ke arena UFC, ia memulai berkompetisi untuk Bang FC dan WEC. Saat baru mulai, ia langsung menjadi rookie yang sangat menjanjikan dengan rekor 7 menang 0 kalah.

Kemudian, pria 30 tahun tersebut datang ke UFC pada Oktober 2010. Semenjak itu, kariernya semakin bersinar dengan satu persatu menundukkan lawan kuat dan berhasil menjadi jawara di kelasnya.
(bbk)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak