alexametrics

Jelang Grand Prix San Marino 2019

Direktur Yamaha Puas, Vinales Ngeluh Kondisi Lintasan Licin

loading...
Direktur Yamaha Puas, Vinales Ngeluh Kondisi Lintasan Licin
Direktur tim Yamaha, Massimo Meregalli merasa pembalapnya yakni Valentino Rossi dan Maverick Vinales mampu mengatasi masalah yang terjadi di Sirkuit Misano selama menjalani sesi latihan bebas di hari pertama, Jumat (13/9/2019) kemarin / Istimewa
A+ A-
MISANO - Direktur tim Yamaha, Massimo Meregalli merasa pembalapnya yakni Valentino Rossi dan Maverick Vinales mampu mengatasi masalah yang terjadi di Sirkuit Misano selama menjalani sesi latihan bebas di hari pertama, Jumat (13/9/2019) kemarin. Dia pun berharap agar kondisi cuaca tidak berubah saat sirkus MotoGP tampil pada seri 13 akhir pekan ini.

Selama menjalani sesi latihan bebas, pembalap Yamaha terbilang kompetitif. Pada FP1, Fabio Quartararo sukses mengunci tempat sebagai pembalap tercepat. Di FP2, giliran Maverick Vinales yang mendongkel posisinya ke urutan pertama.

"Kami memiliki Maverick melampaui timesheets awal di akhir pekan dan Vale juga berada di atas 4. Ini adalah titik awal yang baik, meskipun secara alami kami akan terus mendorong yang paling sulit kami untuk hal-hal yang lebih besar dan lebih baik," kata Meregalli dikutip dari laman resmi Yamaha, Sabtu (14/9).



Tim Monster Enegery Yamaha menjadikan sesi latihan bebas di hari pertama, kemarin, sebagai momen untuk mengenang balapan khusus yang terjadi 55 tahun lalu. Pasalnya, pada 13 September 1964, ikon balap Inggris Phil Read memenangkan balapan 250cc kelimanya di musim ini dengan Yamaha RD56, di Sirkuit Monza, Italia, sekaligus membawa Yamaha ke kemenangan Kejuaraan Dunia pertama mereka.

"Tes di sini di Misano dua minggu lalu menjadi dasar untuk pekerjaan yang kami fokuskan hari ini (kemarin). Kami dapat mengonfirmasi data yang kami kumpulkan saat itu dengan mencoba beberapa item pengujian sekali lagi. Selama pengujian, kami juga melihat bahwa Yamaha kuat di Misano, tetapi pada saat yang sama kami tahu dari balapan tahun lalu bahwa kami menderita degradasi ban yang cukup parah dalam suhu yang lebih panas di sini," jelas Meregalli.

"Hari ini (kemarin) kami memiliki kondisi panas, jadi ini memungkinkan kami untuk mengatasi masalah ini. Ini penting, karena kami berharap balapan memiliki kondisi cuaca yang sama (panas dan cerah) pada hari Minggu. Pekerjaan yang kami lakukan hari ini memiliki hasil yang sangat positif karena motornya kompetitif, bahkan dengan kondisi lintasan yang licin saat ini," sambungnya.

Adapun Vinales mengaku sejak awal dirinya mencoba menjaga perasaan yang baik, karena selama pengujian di Sirkuit Misano, akhir bulan lalu, dia telah bekerja dengan cara yang benar. Tapi faktanya berbeda di FP1 dan FP2, sebab kondisi lintasan sangat licin.

"Tentu saja itu sangat sulit karena lintasannya sangat licin, tapi entah bagaimana saya masih bisa mencapai putaran terbaik, jadi saya cukup senang dan antusias untuk alasan itu. Bagaimanapun, masih ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan. Yang pasti kami, dengan dua atau tiga pembalap, sedikit lebih maju dari kompetisi, tetapi mereka akan mencapai level kami," beber Vinales.

"Jadi kita perlu terus bekerja dan melihat apa yang bisa kita perbaiki. Lintasan terasa sulit karena sangat licin, terutama pada putaran awal pada ban, tapi kita akan lihat. Kami hanya mencoba ban sedang, tidak pernah keras atau jangka panjang pada softs, jadi besok (hari ini) kita akan melihat lebih baik," imbuh Vinales.
(sha)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak