alexametrics

Petinju Tidak Terkalahkan Kuba Ini Lawan Berbahaya Anthony Joshua

loading...
Petinju Tidak Terkalahkan Kuba Ini Lawan Berbahaya Anthony Joshua
Petinju Tidak Terkalahkan Kuba Ini Lawan Berbahaya Anthony Joshua/Sky Sports
A+ A-
LAS VEGAS - Petinju tidak terkalahkan asal Kuba Frank Sanchez Faure berpeluang melawan mantan juara dunia Kelas Berat, Anthony Joshua dalam waktu dekat. Petinju 27 tahun yang tidak terkalahkan itu menjadi lawan berbahaya bagi Joshua di masa mendatang.

Faure memamerkan kekuatannya saat meraih kemenangan ke-13 beruntun dalam dua tahun terakhir. Dia menghajar Victor Bisbal dalam perebutan sabuk juara Kelas Berat WBO NABO yang lowong di Minneapolis, Amerika Serikat pada 31 Agustus 2019.

Co-Manager Michael Borao mengungkapkan bahwa Faure tidak gentar menghadapi petinju Kelas Berat dari Inggris, bahkan Joshua. Dia yakin mantan juara amatir itu punya potensi menjadi petinju profesional berbahaya.



"Frank akan mempertimbangkan pertarungan melawan salah satu petinju dengan nama besar segera, terutama Anthony Joshua. Namun skenario yang lebih mungkin untuk Frank adalah sering tampil di televisi AS dalam 12 bulan ke depan,"kata Borao. "Frank hanya rekor 13-0 tapi telah bertarung di hadapan jutaan orang di FOX dan memenangkan gelar NABO,’’lanjutnya.

Karir Faure bakal terus bersinar hingga akhir tahun ini seiring dengan performanya yang tidak terkalahkan. ’’Dia akan bertarung lagi di stasiun televisi AS pada November. Saya percaya dia cepat maju melewati pesaingnya di AS dan Inggris karena catatan prestasinya di amatir yang luar biasa, kombinasi kecepatan, kekuatan dan keinginan besar untuk menang,’’paparnya.

Frank juga dikenal sering berlatih bersama rekan senegaranya, Luis Ortiz yang dikenal dengan julukan King Kong. Petinju gempal itu akan menjalani duel ulang melawan juara dunia Kelas Berat WBC Deontay Wilder tahun ini.
(aww)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak