alexametrics

Kejuaraan Dunia Atletik IAAF 2019

Donavan Brazier Ukir Rekor dan Sejarah, AS Gondol 7 Medali Emas

loading...
Donavan Brazier Ukir Rekor dan Sejarah, AS Gondol 7 Medali Emas
Donavan Brazier Ukir Rekor dan Sejarah, AS Gondol 7 Medali Emas/IAAF
A+ A-
DOHA - Kontingen Amerika Serikat masih memimpin perolehan medali di Kejuaraan Dunia Atletik IAAF 2019. Hingga hari kelima, atlet Negeri Paman Sam jauh melejit meninggalkan Negara pesaingnya dengan menggondol 7 medali emas, 7 perak, dan 2 perunggu.

China yang selama ini selalu menjadi pesaing AS, tertinggal di posisi kedua dengan raihan 2 emas, 3 perak dan 3 perunggu diikuti Jamaika dan Kenya yang sama-sama meraih 2 emas. Negara Asia lainnya, Jepang sementara di posisi ketujuh bersama Norwegia yang sama-sama meraih 1 emas.

Emas tambahan AS diperoleh dari Donavan Brazier yang meraih medali emas di nomor lari 800 meter putra. Tidak hanya meraih emas, Brazier juga mengukir sejarah dan rekor kejuaraan dunia. Pelari 22 tahun tersebut finis pertama dengan waktu 1 menit 42,34 detik di Stadion Khalifa, Doha, Qatar, Selasa (1/10) malam waktu setempat.



Brazier memecahkan rekor Kejuaraan Dunia Atletik yang bertahan 32 tahun dan rekor nasional Amerika Serikat yang berusia 34 tahun. Dia juga menjadi pelari 800m pertama AS - pria atau wanita - yang memenangkan gelar juara dunia atletik.

"Saya sudah mengatakan sepanjang musim bahwa tujuan saya adalah mendapatkan emas di sini dan memecahkan rekor ini, dan itulah yang saya lakukan. Itu sangat berarti bagiku. Menjadi juara dunia pada usia 22 tahun, saya tidak percaya,’’kata Braize.

’’Menjadi yang pertama dari AS yang memenangkan gelar juara dunia 800 juta terasa luar biasa. Saya harap saya mendapatkan cinta untuk itu kembali ke rumah!."
(aww)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak