Kisah Muhammad Ali Dicopot Gelar Tinjunya Gara-gara Tolak Wajib Militer AS untuk Perang Vietnam

Kamis, 29 Agustus 2024 - 17:01 WIB
loading...
Kisah Muhammad Ali Dicopot...
Kisah Muhammad Ali Dicopot Gelar Tinjunya Gara-gara Tolak Wajib Militer AS untuk Perang Vietnam
A A A
Muhammad Ali adalah salah satu legenda tinju dunia. Reputasi dan prestasinya di atas ring telah membuat banyak orang menyebutnya sebagai ‘The Greatest’.

Terlepas dari itu, Ali juga memiliki beragam kisah menarik sepanjang hidupnya. Sebagai contoh, bisa disebutkan ketika dirinya secara tegas menolak wajib militer Amerika Serikat pada 1967.

Nah, keputusan petinju legendaris itu untuk menolak wajib militer ternyata berbuntut panjang. Salah satu dampaknya adalah membuat gelar kelas berat dan lisensi tinjunya dicopot pada 29 April 1967.

Kisah Muhammad Ali Dicopot Gelar Tinjunya karena Menolak Wajib Militer


Muhammad Ali mengawali karier tinjunya dengan cemerlang. Namun, kiprahnya di atas terganggu ketika muncul desakan wajib militer dari Amerika Serikat yang akan berperang di Vietnam.

Sebelum pertandingan melawan Zora Folley pada Maret 1967, Ali sebenarnya sudah mendapat kabar bahwa dirinya akan direkrut untuk berperang di Vietnam. Namun, dia menolak panggilan itu karena alasan agama.

Ali yang telah menerapkan ajaran Islam beralasan menolak karena agamanya tersebut tidak pernah mengajarkan untuk membunuh orang-orang yang tidak bersalah. Sementara dirinya juga yakin tidak punya masalah apa pun dengan orang Vietnam.

“Kesadaran saya sebagai Muslim dan keyakinan pribadi saya sendiri, saya mengambil pendirian dalam menolak panggilan untuk dilantik (sebagai tentara). Saya menemukan bahwa sesuai kepercayaan saya, saya tidak dibenarkan menerima panggilan seperti itu. Saya bergantung pada Allah sebagai hakim terakhir dari tindakan-tindakan yang disebabkan oleh hati nurani saya sendiri,” kata Ali.

Keputusan Ali dalam menolak panggilan negara itu berbuntut panjang. Bak efek domino, rentetan peristiwa mengejutkan terjadi setelahnya.

Dimulai dari publik yang ramai mencemooh tindakannya, karier tinju Ali juga terancam. Sebelum itu, dia bahkan disidang di Houston dengan tuduhan melanggar ketentuan tentang wajib militer.

Pada 20 Juni 1967, Ali dinyatakan bersalah oleh juri pengadilan. Menurut laporan, dia dijatuhi hukuman lima tahun penjara dan denda 10 ribu dolar AS.

Tak hanya itu, Ali juga dilarang untuk bertinju selama tiga tahun. Sementara gelar yang didapatnya sebelum ini juga ditahan.

Sedikit kabar baik, kurungan itu tak berlaku benar-benar 5 tahun karena Ali berhasil keluar pada 1970 dengan banding. Dia pun kembali ke ring pada 26 Oktober 1970 setelah mendapatkan lisensinya lagi.

Tak butuh waktu lama, Ali kembali menaikkan namanya dan menyabet gelar juara dunia lagi. Sampai pensiun, The Greatest tetap dikenal sebagai seorang petinju muslim yang taat dan menyukai perdamaian.

Muhammad Ali meninggal dunia pada 4 Juni 2016. Berada pada usia 74 tahun, waktu itu dia telah lama mengidap penyakit.
(sto)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jack Catterall Rebut...
Jack Catterall Rebut Sabuk WBA usai Kalahkan Shakhram Giyasov
Mantan Juara Dunia Tinju...
Mantan Juara Dunia Tinju Paulie Malignaggi Tumbang KO di Duel Bare-Knuckle
Byson Fight 2026 Resmi...
Byson Fight 2026 Resmi Digelar, Hadirkan Pertarungan Berkualitas
Cucu Muhammad Ali Turun...
Cucu Muhammad Ali Turun Gunung, Nico Ali Walsh Perjuangkan Hak Petinju Profesional
Resmi, Naoya Inoue Jadi...
Resmi, Naoya Inoue Jadi Petinju Terbaik Dunia Geser Oleksandr Usyk
Jadwal Tinju Dunia Pekan...
Jadwal Tinju Dunia Pekan Ini: Duel Panas Fabio Wardley vs Daniel Dubois Jadi Sorotan
Negara NATO Ini Kehabisan...
Negara NATO Ini Kehabisan Pria untuk Wajib Militer
Militer Kanada Hadapi...
Militer Kanada Hadapi Spiral Kematian selama Beberapa Dekade, Tahun Ini Mulai Bangkit
Selamat Ginting: Kalau...
Selamat Ginting: Kalau Situasinya Mengharuskan, Komcad Jadi Wajib Militer Saja
Special Bola
Target Victor Dethan...
Liga Indonesia
Target Victor Dethan di Persija Jakarta: Antar Macan Kemayoran Juara Super League!
Pria Ini Jual Unta demi...
Bola Dunia
Pria Ini Jual Unta demi Saksikan Laga Timnas Argentina vs Yordania di Piala Dunia 2026
Antonio Conte Segera...
Bola Dunia
Antonio Conte Segera Diumumkan Jadi Pelatih Timnas Italia, Ditargetkan Bersinar di Piala Dunia 2030!
Rekomendasi
3 Alasan Iran Serang...
3 Alasan Iran Serang Kuwait dan Bahrain, Ada Pergerakan Membantu Militer AS
Rembug Tani Jabar di...
Rembug Tani Jabar di Tasikmalaya, Apkarindo Perkuat Sinergi Demi Masa Depan Karet Rakyat
Tak Bisa Ditunda, Tata...
Tak Bisa Ditunda, Tata Kelola, Dana, dan Independensi PBNU Harus Dibenahi
Berita Terkini
Ketum PB WI Airlangga...
Ketum PB WI Airlangga Hartarto: Pendanaan Pelatnas Jangka Panjang Kunci Ciptakan Generasi Juara
Ketum PB Akuatik Optimistis...
Ketum PB Akuatik Optimistis Skema Anggaran Pelatnas Multiyears Lahirkan Atlet Berprestasi
Hasil MotoGP Belanda...
Hasil MotoGP Belanda 2026: Ai Ogura Cetak Sejarah, Marc Marquez Keenam
Jadwal Babak 32 Besar...
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Brasil Jumpa Jepang, Argentina Ditantang Cape Verde
Daftar Lengkap 32 Tim...
Daftar Lengkap 32 Tim Lolos ke Fase Gugur Piala Dunia 2026
Timnas Iran Pulang Tanpa...
Timnas Iran Pulang Tanpa Kekalahan
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved