Format Baru Liga Champions Tanpa Fase Grup: Meritokrasi Sepak Bola Eropa?

Jum'at, 30 Agustus 2024 - 09:10 WIB
loading...
Format Baru Liga Champions...
Format Baru Liga Champions Tanpa Fase Grup: Meritokrasi Sepak Bola Eropa? ESPN
A A A
Drawing Liga Champions 2024/2025 telah berlangsung dini hari tadi. Tahun ini, kompetisi elit klub Eropa akan mengusung format berbeda dibanding edisi-edisi sebelumnya yakni tanpa fase penyisihan grup. Lantas, seperti apa format anyar yang diklaim sebagai meritokrasi sepak bola Eropa?

Musim 2024/25 akan membawa perubahan signifikan dalam format Liga Champions UEFA, mengubah cara kompetisi ini berlangsung sejak pertama kali diperkenalkan pada tahun 1955. Dengan perubahan ini, UEFA berusaha untuk membuat kompetisi lebih menarik, kompetitif, dan adil bagi klub, pemain, dan penggemar di seluruh Eropa.

Menghapus Fase Grup


Salah satu perubahan terbesar adalah penghapusan sistem fase grup yang sudah dikenal. Sebelumnya, 32 tim dibagi dalam delapan grup yang masing-masing berisi empat tim, dengan dua tim teratas dari setiap grup melaju ke babak knockout. Mulai musim 2024/25, format ini akan digantikan dengan sistem liga tunggal yang melibatkan 36 tim. Semua tim akan bertanding dalam satu liga, bermain melawan delapan lawan berbeda selama fase liga ini—empat pertandingan di kandang dan empat di tandang.

Dengan perubahan ini, setiap tim akan memiliki kesempatan untuk menghadapi lebih banyak lawan yang beragam. Tim-tim akan diundi ke dalam empat pot berdasarkan peringkat mereka, dan akan menghadapi dua lawan dari masing-masing pot. Format ini diharapkan meningkatkan kualitas pertandingan dan memberikan peluang bagi klub-klub untuk menguji kemampuan mereka melawan berbagai lawan.

Kualifikasi dan Play-Off


Dalam format baru, delapan tim teratas dari fase liga akan langsung melaju ke babak 16 besar. Sementara itu, tim yang finis di peringkat 9 hingga 24 akan berkompetisi dalam play-off dua leg untuk memperebutkan tempat di babak 16 besar. Tim yang berada di peringkat 25 ke bawah akan tereliminasi dari kompetisi, tanpa kesempatan untuk melanjutkan ke Liga Europa.

Perubahan ini menjanjikan lebih banyak ketegangan dan drama di sepanjang fase liga, karena hasil dari setiap pertandingan dapat memengaruhi posisi tim secara signifikan hingga hari terakhir fase liga.

Jadwal Pertandingan dan Efek pada Kompetisi Lain
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Paris Mencekam, Ratusan...
Paris Mencekam, Ratusan Suporter PSG Diamankan Polisi dalam Perayaan Gelar Liga Champions
PSG Juara Liga Champions...
PSG Juara Liga Champions 2026, Bawa Pulang Hadiah Rp447 Miliar
Daftar Juara Liga Champions:...
Daftar Juara Liga Champions: PSG Ukir Sejarah dengan Gelar Beruntun
PSG Juara Liga Champions...
PSG Juara Liga Champions 2026 usai Kalahkan Arsenal Lewat Adu Penalti
PSG vs Arsenal Imbang...
PSG vs Arsenal Imbang 1-1, Final Liga Champions Berlanjut ke Extra Time
Arsenal Ungguli PSG...
Arsenal Ungguli PSG 1-0 di Babak Pertama Final Liga Champions
Final Liga Champions...
Final Liga Champions 2026: Head to Head Arsenal vs PSG
Wasit Jerman Daniel...
Wasit Jerman Daniel Siebert Pimpin Final Liga Champions PSG vs Arsenal
Semifinal Liga Champions:...
Semifinal Liga Champions: Arsenal vs Atletico Madrid, PSG Bentrok Bayern Munich
Special Bola
Messi Berbincang Serius...
Bola Dunia
Messi Berbincang Serius dengan Bintang Austria Usai Pecahkan Rekor Gol Piala Dunia, Diduga Ini yang Dibahas
Cuma 2 Pemain Timnas...
Bola Dunia
Cuma 2 Pemain Timnas Indonesia yang Bisa Saingi Keganasan Mikel Oyarzabal di Piala Dunia 2026!
5 Rekor yang Dipecahkan...
Bola Dunia
5 Rekor yang Dipecahkan Lionel Messi di Piala Dunia 2026, Nomor 1 Top Skor Sepanjang Masa!
Rekomendasi
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
KTM 790 Duke 2027 Diperkenalkan...
KTM 790 Duke 2027 Diperkenalkan Kini Lebih Agresif
Menkes: Korban Penyekapan...
Menkes: Korban Penyekapan dan Penganiayaan Brutal Pacar selama 3 Tahun Bakal Jalani Rekonstruksi Wajah
Berita Terkini
Sepak Pojok Jadi Mimpi...
Sepak Pojok Jadi Mimpi Buruk! Aljazair Comeback Dramatis, Yordania Tersingkir
18 Gol, 6 Piala Dunia:...
18 Gol, 6 Piala Dunia: Messi Bikin Klose Angkat Topi
Saat Prancis Hujan Rekor...
Saat Prancis Hujan Rekor di Laga Kedua Grup I Piala Dunia 2026
Haaland Cetak Brace,...
Haaland Cetak Brace, Norwegia Paksa Senegal Angkat Koper Lebih Cepat
Gunduli Irak, Prancis...
Gunduli Irak, Prancis Segel Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026
Pecahkan Rekor Piala...
Pecahkan Rekor Piala Dunia, Gol Bersejarah Lionel Messi Tuai Perdebatan
Infografis
Wasit Jerman Daniel...
Wasit Jerman Daniel Siebert Pimpin Final Liga Champions PSG vs Arsenal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved