alexametrics

Kemenpora Berikan Bonus untuk Atlet Berprestasi NPC Indonesia

loading...
A+ A-
SOLO - Atlet badminton National Paralympic Committee (NPC) Indonesia yang menjadi jawara di World Championship di Basel, Swiss Agustus lalu diganjar bonus dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Selain itu, atlet dan pelatih NPC Indonesia yang berprestasi di level regional dan internasional juga mendapat penghargaan dalam rangka Hari Olahraga Nasional (Haornas).

Plt Asisten Deputi Kemitraan dan Penghargaan Olahraga Kemenpora Sutiknyo mengemukakan, penghargaan untuk atlet berprestasi dalam rangka Haornas setiap tahun diadakan. Pada peringatan Haornas 9 September lalu di Banjarmasin, sifatnya baru simbolis.

"Kami bersama tim datang ke NPC untuk memberikan penghargaan kepada pelaku olahraga. Bukan hanya atlet tapi juga pelatih yang berprestasi di level regional dan internasional," kata Sutiknyo di Kantor NPC Indonesia di Kota Solo, Jumat (11/10/2019).



Penghargaan dalam Haornas, bentuknya berupa piagam dan uang. Sedangkan untuk atlet yunior berupa bea siswa sesuai dengan jenjang pendidikannya. Pemberian penghargaan besarannya tidak sebesar bonus. Yakni Rp40 juta untuk atlet dan pelatih Rp30 juta.

"Untuk berikan semangat dan motivasi, nilainya memang tak seperti bonus," ungkapnya.

Sedangkan bonus untuk atlet badminton NPC yang berprestasi di Swiss, besarannya Rp240 juta untuk medali emas.

Sedangkan medali perak dan perunggu gradasinya lebih turun lagi. Pemberian bonus dan penghargaan, pada intinya pemerintah ingin hadir memberikan dukungan kepada para pelaku olahraga agar lebih berprestasi ke depannya.

Terlebih ke depan sudah menunggu Sea Games, dan Asian Paragames. Pada tahun yang sama juga ada kejuaraan olahraga multi event Olimpiade dan Paralimpiade.

Ketua NPC Indonesia Senny Marbun mengatakan, pihaknya memberikan apresiasi terhadap penghargaan yang diberikan pemerintah kepada atlet difabel maupun non difabel.

"Ke depan kami mengharapkan Kemenpora atas nama negara selalu melakukan seperti ini. Sehingga atlet lebih termotivasi ke depannya," tandas Senny Marbun.

Sementara, atlet yang meraih penghargaan atau bonus antara lain Marinus Melianus Yowei (atlet renang), Muhammad Fadli Immudin (paracycling), Kharisma Evi Tiarani, Suparniyati, Kornet Akbar (atletik).

Kemudian Hari Susanto, Ukun Rukaendi, Dheva Anrimusthi, Hafizh Briliansyah Prawiranegara, Suryo Nugroho, Leani Ratri Oktila, Fredy Setiawan dan Khalimathus Sadiyah (para badminton). Sedangkan pelatih yang meraih penghargaan diantaranya Muhammad Nurachman (pelatih putra para badminton), Imam Kunantoro (pelatih putri para badminton), Waluyo, Abdul Aziz (pelatih atletik), Rima Ferdiyanto (pelatih tenis meja).
(sha)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak