alexametrics

Pochettino Otimistis Pemain Tottenham Hotspur Tidak Akan Ucapkan Selamat Tinggal

loading...
Pochettino Otimistis Pemain Tottenham Hotspur Tidak Akan Ucapkan Selamat Tinggal
Pelatih Mauricio Pochettino menyatakan undangan makan malam bersama para pemain bukanlah acara perpisahan. Foto: Istimewa
A+ A-
LONDON - Itu bukan pesta perpisahan. Itulah jawaban Mauricio Pochettino ketika ditanya wartawan perihal undangan makan malam bersama pemain Tottenham Hotspur. Pelatih asal Argentina itu meyakini kalau pasukannya masih menyayanginya.

Pochettino mengakui mendapat undangan dari para pemainnya untuk menikmati makan malam pada pekan depan. Hal ini memicu spekulasi kalau kiprahnya bersama The Lilywhites bakal segera berakhir. Sebab, banyak yang meyakini kalau itu sejatinya acara perpisahan.

Terlebih, rumor bakal dipecatnya Pochettino sudah merebak sejak lama. Posisinya dalam bahaya lantaran buruknya prestasi Tottenham Hotspur musim ini. Klub London tersebut sekarang terdampar di peringkat sembilan klasemen sementara Liga Inggris dengan 11 poin.



Dari delapan pertandingan yang dijalani, Harry Kane dkk baru mencatat tiga menang, dua imbang dan tiga kalah. Parahnya lagi, mereka juga belum pernah menang selama dua kali mengikuti penyisihan Grup B Liga Champions, yakni ditahan Olympiakos Piraeus 2-2 dan dihajar Bayern Muenchen 2-7.

Isu kepergian Pochettino makin santer karena terus dikaitkan dengan Manchester United, dan Tottenham Hotspur meresponnya dengan menghubungi Jose Mourinho. Artinya, perpisahan tinggal menunggu waktu saja. Dengan kata lain, duel kandang kontra Watford pada lanjutan Liga Inggris, Sabtu (19/10) bisa saja menjadi laga pamungkasnya.

Tapi, kabar itu dibantah Pochettino. Dia menyatakan kondisi kamar ganti Tottenham Hotspur tidak sepanas perkiraan banyak orang. Pelatih berusia 47 tahun itu yakin para pemain masih mendukungnya. Maksudnya, acara makan malam itu bukan lah pesta perpisahan.

“Ketika pekan lalu Anda mendapat pesan dari pemain yang mengundang Anda dan staff untuk makan malam, bisa berarti dua hal. Pertama karena mereka ingin mengucapkan selamat tinggal. Atau karena mereka merasa mencintai Anda dan ingin menunjukkannya kepada Anda. Menurut saya itu yang kedua,” ucap Pochettino, dilansir dailymail.

Pochettino percaya para pemainnya sengaja mengajak makan malam bukan untuk mengucapkan selamat tinggal. Sebab, jika memang itu tujuannya, maka akan dilakukan di lapangan setelah berlatih atau semacamnya.
(mir)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak