alexametrics

Liga Champions - Grup A

Preview Galatasaray vs Real Madrid: Menghindari Bencana

loading...
Preview Galatasaray vs Real Madrid: Menghindari Bencana
Real Madrid wajib mengalahkan Galatasaray agar rekor yang selalu melaju ke babak gugur Liga Champions tetap terjaga. Foto: Istimewa
A+ A-
ISTANBUL - Tugas berat menghimpit Zinedine Zidane saat Real Madrid meladeni Galatasaray di Turk Telekom Stadyumu, dini hari nanti. Pelatih asal Prancis tersebut wajib meraih kemenangan agar Los Blancos terhindar dari catatan memalukan selama mengikuti Liga Champions.

Real Madrid bisa dikatakan sebagai raja kompetisi Eropa. Pasalnya, Los Galacticos masih tercatat sebagai klub yang paling banyak meraih gelar, yakni 13 kali. Rinciannya enam trofi ketika masih bernama Piala Eropa, dan tujuh titel saat era Liga Champions.

Bila melihat sejarah, Real Madrid pernah lima kali beruntun merajai Piala Eropa pada 1955/1956 – 1959/1960. Hal serupa sempat terulang ketika memenangi Liga Champions tiga musim berturut-turut, mulai 2015/2016 – 2017/2018.



Ironisnya, prestasi Real Madrid di Liga Champions mulai menurun. Musim lalu mereka hanya sampai babak 16 besar. Sekarang, Karim Benzema dkk terancam gagal melaju ke babak gugur untuk pertama kalinya dalam sejarah.

Menurut statistik, selama mengikuti Liga Champions, Real Madrid selalu berhasil melewati penyisihan grup. Itu mengalahkan Barcelona yang pernah tiga kali terhenti di fase awal, diikuti Atletico Madrid sebanyak dua kali.

Tapi, rekor fantastis itu berpotensi berakhir. Penyebabnya adalah hasil buruk selama mengikuti Penyisihan Grup A yang juga dihuni Paris Saint Germain, Club Brugge dan Galatasaray. Dari dua pertandingan yang diikuti, Real Madrid baru meraih satu poin, hasil satu imbang dan satu kalah.

Real Madrid sempat dipermalukan Paris Saint Germain 0-3, dan ditahan Club Brugge 2-2. Imbasnya, mereka kini menjadi juru kunci dan tertinggal lima poin dari Paris Saint Germain. Kabar baiknya, wakil Spanyol hanya terpaut satu poin dari Club Brugge.

Tapi, selisih itu bisa saja melebar bila Real Madrid tumbang di tangan Galatasaray. Jika itu terjadi, maka kans untuk melaju ke babak gugur akan semakin menipis. Sebab, bisa saja nantinya mereka terpaut hingga empat poin. Itu juga seandainya Club Brugge bisa menundukan Paris Saint Germain.

Ini sebabnya duel kontra wakil Turki tersebut tidak ubahnya partai hidup dan mati bagi Real Madrid. “Jika kami ingin memenangkan sesuatu musim ini, kami membutuhkan konsistensi,” ujar Zidane, dilansir skysport.

Itu berarti, Zidane harus menyusun strategi yang tepat. Jangan sampai kesalahan seperti ketika dikalahkan Real Mallorca 0-1 terulang. Sebab, saat nanti menghadapi Galatasaray, Real Madrid juga masih tampil timpang. Soalnya, Luka Modric, Gareth Bale dan Lucas Vazquez belum bugar.

Kabar baiknya, Real Madrid punya rekor bagus ketika berjumpa Galatasaray. Nyatanya, dari lima pertemuan terbaru, mereka mencatat empat menang dan satu kalah. Perlu diingat pula saat kunjungan terakhirnya pada 18 September 2013, Madrid bisa unggul hingga 6-1.

Ini yang membuat kiper Thibaut Courtois yakin Real Madrid bakal mampu meraih poin penuh. “Selanjutnya kami pergi ke Istanbul dan kami harus menang di sana. Meragukan Madrid adalah kesalahan. Kami akan selalu berjuang sampai akhir, ” ucapnya.

Perkiraan Pemain
Galatasaray (4-3-3): Muslera (g); Marcao, Luyindama, Donk; Nagatomo, Seri, N'Zonzi, Mariano; Babel, Andone, Belhanda
Pelatih: Fatih Terim

Real Madrid (4-3-3): Courtois (g); Carvajal, Ramos, Varane, Mendy; Kroos, Casemiro, Valverde; Vinicius, Benzema, Hazard
Pelatih: Zinedine Zidane
(mir)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak