alexametrics

Momota dan Marcus/Kevin Superior, Apakah Mereka Bisa Tergelincir?

loading...
Momota dan Marcus/Kevin Superior, Apakah Mereka Bisa Tergelincir?
Momota dan Marcus/Kevin Superior, Apakah Mereka Bisa Tergelincir?/BWF/Badminton Indonesia
A+ A-
Musim ini, Kento Momota dan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo begitu superior di bulu tangkis dunia. Mampukah laju mereka dijegal pemain lain? Bagi tunggal putra Jepang, Kento Momota dan ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon dan Kevin Sanjaya Sukamuljo, setiap turnamen menjadi kesempatan untuk menambah gelar.

Musim ini, mereka menjadi kolektor juara terbanyak di sektor tunggal dan ganda putra. Momota memborong sembilan gelar tunggal dan Marcus/Kevin meraih enam trofi juara. Tentu, mereka tidak sempurna. Tetapi tentu saja ada harapan yang menggantung di atas kepala mereka. Itu menimbulkan pertanyaan. Bagaimana mereka bisa terus melaju? Apakah mereka berhenti untuk merayakan? Apakah mereka akan tergelincir?

Momota yang baru menambah gelar di Denmark Open –menang atas Chen Long 21-14, 21-12-mengaku tidak akan selalu juara. Apalagi persaingan semakin ketat. "Sangat sulit untuk tetap menang dalam jadwal yang sangat ketat ini," kata Momota. ’’Tetapi saat ini saya merasa berada dalam kondisi terbaik untuk melakukan yang terbaik,’’lanjut juara All England tersebut.



Pemain nomor satu dunia tunggal putra itu menyadari jika suksesnya tersebut tidak diraih sendiri. Menurutnya, banyak pihak yang membuatnya bisa berhasil."Kemenangan tidak hanya berasal dari usaha saya, tetapi juga dari tim Jepang saya dan pendukung saya,"tuturnya.

Momota telah memenangkan sembilan gelar pada 2019. Itu termasuk Kejuaraan Asia dan Kejuaraan Dunia. Yang mencengangkan, Momota meraih lima gelar juara beruntun termasuk Denmark Open yang baru saja berakhir. Akankah laju Momota tidak tertahankan di French Open pekan ini?

Sama halnya dengan Momota, laju Minion musim ini masih mulus. Enam gelar sudah dikoleksi Marcus/Kevin. Minions mencoba menyamai rekor musim lalu. Yang sedikit berbeda, jika Momota di tunggal putra sangat superior karena belum tertandingi pemain lain.

Jalan Minions untuk menguasai ganda putra disaingi rekan senegaranya, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan. Boleh dibilang, musim ini, ganda putra menjadi duel Minions versus The Daddies.

Jika Marcus/Kevin memborong enam gelar, Hendra/Ahsan membuntuti dengan menyegel tiga trofi juara. Marcus/Kevin dan Hendra/Ahsan bahkan lima kali menciptakan final sesama ganda putra Indonesia yang semuanya dimenangi Minions. Dari data yang ada, Hendra/Ahsan tidak pernah emnang atas Marcus/Kevin sejak Februari 2018.

Tetapi ketika semuanya sudah selesai dan dibersihkan, dan kuartet meninggalkan arena, mereka kemudian berbagi makanan pasca-final bersama-sama, kemas koper-koper mereka dan menuju pemberhentian selanjutnya dari Tur Dunia BWF HSBC untuk melakukan semuanya lagi.

Sekali lagi menarik untuk ditunggu kiprah Momota, Marcus/Kevin, dan Hendra/Ahsan di French Open pekan ini. Apakah mereka masih mendominasi? Ataukah ada pemain lain yang bisa menyetop laju mereka.
(aww)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak