FFI Belum Berencana Cari Pemain Keturunan untuk Timnas Futsal Indonesia: Masih Banyak Bibit-bibit Potensial
Sabtu, 07 September 2024 - 23:12 WIB
loading...
Naturalisasi pemain keturunan saat ini sedang gencar dilakukan PSSI untuk bisa membela Timnas Indonesia. Fenomena itu tampaknya tidak akan dilakukan oleh Federasi Futsal Indonesia (FFI) / Foto: Dok. SINDOnews
A
A
A
Naturalisasi pemain keturunan saat ini sedang gencar dilakukan PSSI untuk bisa membela Timnas Indonesia. Fenomena itu tampaknya tidak akan dilakukan oleh Federasi Futsal Indonesia (FFI).
Hal itu diungkapkan oleh Sekretaris Jenderal FFI, Michael Victor Sianipar. Kata Michael, FFI masih belum ada rencana sama sekali untuk mencari pemain keturunan untuk bisa memperkuat Timnas Futsal Indonesia.
Pernyataan itu diungkapkan bukan tanpa alasan. Michael menyatakan kalau sampai saat ini masih banyak pemain-pemain potensial pada ekosistem futsal Tanah Air.
"Sejauh ini kami belum ada rencana mencari pemain keturunan. Dalam konteks futsal masih banyak bibit-bibit pemain (Indonesia) yang sangat potensial," kata Michael di Jakarta, Sabtu (7/9/2024).
Hanya saja, Michael tidak ingin menutup mata soal mencari pemain keturunan. Menurutnya hal itu bisa saja terjadi jika memang benar-benar dibutuhkan. Hal tersebut juga perlu dilakukan kajian yang mendalam.
Hal itu diungkapkan oleh Sekretaris Jenderal FFI, Michael Victor Sianipar. Kata Michael, FFI masih belum ada rencana sama sekali untuk mencari pemain keturunan untuk bisa memperkuat Timnas Futsal Indonesia.
Pernyataan itu diungkapkan bukan tanpa alasan. Michael menyatakan kalau sampai saat ini masih banyak pemain-pemain potensial pada ekosistem futsal Tanah Air.
"Sejauh ini kami belum ada rencana mencari pemain keturunan. Dalam konteks futsal masih banyak bibit-bibit pemain (Indonesia) yang sangat potensial," kata Michael di Jakarta, Sabtu (7/9/2024).
Hanya saja, Michael tidak ingin menutup mata soal mencari pemain keturunan. Menurutnya hal itu bisa saja terjadi jika memang benar-benar dibutuhkan. Hal tersebut juga perlu dilakukan kajian yang mendalam.
Lihat Juga :