alexametrics

Ashleigh Barty Petenis Australia Pertama No.1 Dunia Sejak 43 Tahun

loading...
Ashleigh Barty Petenis Australia Pertama No.1 Dunia Sejak 43 Tahun
Ashleigh Barty Petenis Australia Pertama No.1 Dunia Sejak 43 Tahun/WTA
A+ A-
Tahun 2019 menjadi milik Ashleigh Barty. Petenis Australia itu menyegel posisi No.1 di akhir tahun untuk pertama kalinya dalam karirnya setelah memenangkan empat gelar dari enam final pada 2019, termasuk Roland Garros, Miami Open dan Final WTA.

Barty menjadi pemain WTA ke-14 sejak awal penentuan peringkat melalui computer pada tahun 1975 untuk mencapai penghargaan yang dipersembahkan oleh Dubai Duty Free. ’’Ashleigh telah menulis nama mereka ke dalam buku-buku sejarah pada tahun 2019 setelah debut gelar Grand Slam di Roland Garros, yang merupakan salah satu dari banyak prestasi luar biasa musim ini,’’kata Colm McLoughlin, Wakil Ketua Eksekutif dan CEO Dubai Duty Free.

Barty menjadi pemain ke-27 yang mencapai peringkat dunia WTA No.1 pada 25 Juni 2019. Termasuk kemenangan di Final WTA di Shenzhen, China, Minggu lalu, Barty nyaman di puncak rangking No.1 selama 15 minggu. Barty menjadi petenis putri Australia pertama yang menguasai posisi itu sejak Evonne Goolagong Cawley mencapai tonggak bersejarah tersebut pada 26 April 1976. Artinya, Australia menunggu 43 tahun hingga lahirnya Barty yang menyamai rekor Evonne.



"Untuk dapat menyebut diri saya sebagai pemain tunggal No.1 dunia akhir tahun adalah salah satu momen paling membanggakan dalam karir saya," kata Barty. "Prestasi ini benar-benar upaya tim, dan saya tidak akan menerima kehormatan ini atau memiliki musim terbaik dalam hidup saya tanpa orang-orang di sekitar saya yang telah mendukung saya dalam perjalanan yang luar biasa ini,"tuturnya.

Barty telah menikmati musim yang spektakuler di WTA Tour, yang membuatnya mengangkat gelar WTA Premier pertamanya di Miami Open, trofi perdana Grand Slam di Roland Garros, dan kemudian menjadi pemain pertama yang lolos ke WTA Shiseido WTA Finals Shenzhen, di mana dia mengangkat trofi setelah mengalahkan juara bertahan Elina Svitolina di final dengan skor 6-4, 6-3.
(aww)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak