Sepak Bola PON 2024: Wasit KO Dipukul Pemain Sulteng, Aceh Menang WO ke Semifinal
Minggu, 15 September 2024 - 06:46 WIB
loading...
Sepak Bola PON 2024: Wasit KO Dipukul Pemain Sulteng, Aceh Menang WO ke Semifinal. Foto: Tangkapan Layar
A
A
A
BANDA ACEH - Tim sepak bola putra Aceh melenggang ke babak semifinal setelah Sulawesi Tengah memutuskan mengundurkan diri (walkover) pada babak tambahan waktu saat skor sedang imbang 1-1. Laga perempat final Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 itu berlangsung di Stadion Dimurthala, Banda Aceh, Sabtu (14/9/2024) malam WIB sempat diwarnai pemukulan wasit.
Aceh nyaris membuka keran golnya di menit ke-14 lewat tendangan Resi yang masih membentur tiang gawang. Sialnya, tuan rumah harus kecolongan di menit ke-25 lewat gol yang dicetak Wahyu Alman Poru. Aceh pun mencoba untuk merespons gol tersebut, namun masih kesulitan menembus pertahanan lawan.
Kerusuhan sempat terjadi di sekitar menit 39 setelah pelatih Sulawesi Tengah, Zulkifli Syukur, terlibat cekcok dengan salah satu pemain Aceh yang ada di bangku cadangan. Laga sempat terhenti karena penonton melempari botol ke dalam lapangan. Namun laga kembali berlanjut setelah tujuh menit terhenti.
Sulawesi Tengah bisa saja mendapatkan hadiah penalti karena salah satu pemain Aceh melakukan pelanggaran keras di kotak penalti. Tapi wasit menghiraukan hal itu dan sama sekali tidak memberikan kartu. Hasilnya, Sulawesi Tengah unggul sementara dengan skor 1-0 di babak pertama.
Usai turun minum, Aceh tidak menurunkan ritme permainannya. Sulawesi Tengah harus bermain dengan 10 pemain setelah sang pencetak gol Wahyu Alman Poru diganjar kartu merah pada menit ke-74. Pada menit ke-84, wasit kembali mengeluarkan keputusan kontroversial dengan langsung mengganjar kartu merah kepada salah satu pemain Sulawesi Tengah.
Aceh nyaris membuka keran golnya di menit ke-14 lewat tendangan Resi yang masih membentur tiang gawang. Sialnya, tuan rumah harus kecolongan di menit ke-25 lewat gol yang dicetak Wahyu Alman Poru. Aceh pun mencoba untuk merespons gol tersebut, namun masih kesulitan menembus pertahanan lawan.
Kerusuhan sempat terjadi di sekitar menit 39 setelah pelatih Sulawesi Tengah, Zulkifli Syukur, terlibat cekcok dengan salah satu pemain Aceh yang ada di bangku cadangan. Laga sempat terhenti karena penonton melempari botol ke dalam lapangan. Namun laga kembali berlanjut setelah tujuh menit terhenti.
Sulawesi Tengah bisa saja mendapatkan hadiah penalti karena salah satu pemain Aceh melakukan pelanggaran keras di kotak penalti. Tapi wasit menghiraukan hal itu dan sama sekali tidak memberikan kartu. Hasilnya, Sulawesi Tengah unggul sementara dengan skor 1-0 di babak pertama.
Usai turun minum, Aceh tidak menurunkan ritme permainannya. Sulawesi Tengah harus bermain dengan 10 pemain setelah sang pencetak gol Wahyu Alman Poru diganjar kartu merah pada menit ke-74. Pada menit ke-84, wasit kembali mengeluarkan keputusan kontroversial dengan langsung mengganjar kartu merah kepada salah satu pemain Sulawesi Tengah.
Lihat Juga :