alexametrics

Peduli Nasib Buruh, Liverpool Tolak Hotel Pesanan FIFA

loading...
Peduli Nasib Buruh, Liverpool Tolak Hotel Pesanan FIFA
Liverpool dikabarkan menolak fasilitas yang diberikan FIFA berupa Hotel bintang lima. The Reds terpaksa melakukan hal itu karena peduli pada nasib buruh. Foto: Talk Sports
A+ A-
LIVERPOOL - Liverpool dikabarkan menolak fasilitas yang diberikan FIFA berupa Hotel bintang lima. The Reds terpaksa melakukan hal itu karena peduli pada nasib buruh.

Peristiwa bermula ketika FIFA menyediakan akomodasi kepada Liverpool yang akan tampil di ajang Piala Dunia Antarklub 2019, 11-12 Desember 2019 mendatang. Salah satu fasilitas yang mereka tawarkan adalah Hotel Marsa Malaz Kempinski di Doha.

Hotel yang dibangun di pulau reklamasi The Pearl-Qatar rupanya pernah tersangkut kasus. Pada tahun 2018, The Guardian membuat laporan investigasi yang mengungkap tentang pelanggaran undang-undang pekerja di tempat tersebut.



Dalam laporannya, The Guardian menyebut manajemen hotel sengaja mempekerjakan imigran yang bersedia diupah sangat rendah. Tak hanya itu, para buruh hotel juga dipaksa bekerja hingga 12 jam per hari di tengah suhu yang mencapai 43 derajat.
Peduli Nasib Buruh, Liverpool Tolak Hotel Pesanan FIFA

Terdapat juga laporan yang mengungkap bahwa parah buruh tidak memperoleh hak-hak mereka seperti cuti dan hari libur. Bahkan, pegawai yang tidak masuk karena sakit akan dikenakan denda.

The Athletic, dikutip Mirror, Selasa (5/11/2019) menduga hal itu sebagai alasan Liverpool tidak bersedia menerima hotel Marsa Malaz Kempinski di Pearl-Qatar. Pihak klub diyakini lebih suka memilih sendiri hotel yang akan mereka gunakan menginap.

Sekadar informasi, sejauh ini baru terdapat lima tim yang memastikan tampil di Piala Dunia Antarklub. Selain Liverpool, terdapat Al-Sadd (Qatar), Hienghene Sport (Kaledonia Baru), Monterrey (Meksiko), dan Esperance de Tunis (Tunisia).
(sha)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak