Saul Canelo Alvarez Habisi Edgar Berlanga, Next, Terence Crawford?
Senin, 16 September 2024 - 06:09 WIB
loading...
A
A
A
Petarung aktif terkaya di dunia ini memiliki banyak pilihan. Salah satunya Terence Crawford juara kelas welter super yang belum terkalahkan. Canelo mengatakan bahwa ia tidak memiliki rencana untuk bertarung di Arab Saudi atau London kecuali mereka membayar saya lebih banyak. Peluang melawan Terence Crawford bisa saja terjadi karena mendapat dukungan dana dari Turki Alalshikh. ''Tidak ada komentar,''kata Canelo singkat.
Baca Juga: Terence Crawford Juara Dunia Tinju 4 Divisi yang Tak Terkalahkan
Canelo juga dapat memilih lawan yang belum terkalahkan dengan berat badan 168 pound, Diego Pacheco, 23 tahun, atau Christian Mbilli. Atau, ia dapat mengejar ujian terberat dari semuanya dan mengejar juara kelas ringan-berat yang tak terbantahkan, dengan Dmitrii Bivol dan Artur Beterbiev dari Rusia yang akan memperebutkan gelar tersebut pada 12 Oktober di Arab Saudi, atau mungkin mengulangi pertarungan melawan mantan juara kelas berat badan 76,2 kilogram, David Benavidez, yang tak terkalahkan.
Ia tidak akan mengunjungi Arab Saudi untuk menyaksikan Bivol-Berterbiev, menyebutnya sebagai “pertarungan 50-50,” dan lebih memilih Bivol menang agar ia dapat mempertimbangkan sebuah laga balas dendam setelah kekalahannya di tahun 2022 dari juara WBA yang tak terkalahkan itu.
Baca Juga: Terence Crawford Juara Dunia Tinju 4 Divisi yang Tak Terkalahkan
Canelo juga dapat memilih lawan yang belum terkalahkan dengan berat badan 168 pound, Diego Pacheco, 23 tahun, atau Christian Mbilli. Atau, ia dapat mengejar ujian terberat dari semuanya dan mengejar juara kelas ringan-berat yang tak terbantahkan, dengan Dmitrii Bivol dan Artur Beterbiev dari Rusia yang akan memperebutkan gelar tersebut pada 12 Oktober di Arab Saudi, atau mungkin mengulangi pertarungan melawan mantan juara kelas berat badan 76,2 kilogram, David Benavidez, yang tak terkalahkan.
Ia tidak akan mengunjungi Arab Saudi untuk menyaksikan Bivol-Berterbiev, menyebutnya sebagai “pertarungan 50-50,” dan lebih memilih Bivol menang agar ia dapat mempertimbangkan sebuah laga balas dendam setelah kekalahannya di tahun 2022 dari juara WBA yang tak terkalahkan itu.
(aww)
Lihat Juga :