alexametrics

Preview Barcelona vs Celta Vigo: Benahi Lini Belakang

loading...
Preview Barcelona vs Celta Vigo: Benahi Lini Belakang
Lemahnya pertahanan membuat gawang Barcelona yang dikawal Marc-Andre ter Stegen banyak kebobolan. Foto: Istimewa
A+ A-
BARCELONA - Pertahanan masih menjadi masalah serius yang terus menyelimuti Barcelona pada musim ini. Mudahnya lawan mencetak gol menjadi alasan utama mengapa El Azulgrana kerap terpeleset. Laga kandang kontra Celta Vigo dini hari nanti menjadi kesempatan bagus untuk memperbaikinya.

Barcelona memang menjadi pemimpin klasemen sementara dan tersubur di La Liga pada musim ini. Klub Katalan itu sudah mengemas 29 gol, atau unggul empat gol dari Villarreal. Tapi, mereka juga termasuk tim dengan pertahanan paling buruk.

El Azulgrana bisa melesakan 2,91 tembakan per laga di La Liga. Itu lebih tinggi dari Osasuna dengan 2,67 dan Atletco Madrid yang mencatat 2,58. Tapi, disisi lain, mereka juga rata-rata kebobolan 1,5 gol setiap kali bertanding. Imbasnya, Barcelona sudah kecolongan 14 gol di kompetisi domestik.



Lini belakang klub Katalan itu akhir-akhir ini kesulitan meredam serangan lawan, termasuk menghalau bola yang akhirnya kerap bersarang di dalam gawang. Hal ini membuat Marc-Andre ter Stegen menjadi pihak yang paling menderita.

Sebab, kiper asal Jerman itu jadi kerepotan melindungi gawangnya. Lantaran lawan cukup mudah masuk kotak penalti dan melesakan tembakan, dia jadi tidak punya waktu untuk melakukan tugasnya. Alhasil, rasio penyelamatannya hanya 56,25 %.

Ini jauh berbeda dibanding 18 bulan lalu. Ketika itu armada Ernesto Valverde dianggap sebagai tim dengan pertahanan paling kuat di Eropa. Kini, ada 35 tim di seantero Benua Biru yang jumlah kebobolannya lebih sedikit dari mereka.

Lemahnya pertahanan membuat klub Katalan itu sudah tiga kali terjungkal dari 11 laga di ajang lokal musim ini. Itu menyamai jumlah kekalahan total pada musim lalu. Belum lagi hasil imbang 2-2 kontra Osasuna.

Ada sejumlah faktor mengapa ini bisa terjadi. Ya, lini belakang bukan satu-satunya sektor yang harus disalahkan. Masalahnya, adalah 11 pemain yang ada di lapangan serta tekanan selama pertandingan. Itu bermula dari depan dan tengah.

Pada pertahanan, Gerard Pique tidak dalam performa terbaik. Dia sudah menerima sembilan kartu kuning di semua kompetisi pada musim ini. Full-backjuga ikut bermasalah. Sebab, level Junior Firpo belum menyamai Jordi Alba.
(mir)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak