alexametrics

Wenger Anggap Hazard Kelebihan Berat Badan di Real Madrid

loading...
Wenger Anggap Hazard Kelebihan Berat Badan di Real Madrid
Eden Hazard dinilai Arsene Wenger kelebihan berat badan ketika direkrut Real Madrid. Foto: Istimewa
A+ A-
EIBAR - Eden Hazard nampaknya punya tambahan motivasi saat Real Madrid menghadapi Eibar pada lanjutan La Liga di Estadio Municipal de Ipurua, dini hari nanti. Gelandang asal Belgia itu kemungkinan akan terpacu untuk mematahkan kritikan Arsene Wenger.

Wenger percaya sulitnya Hazard memamerkan kemampuan terbaiknya setelah dibeli Madrid bukan karena masalah psikologis. Mantan pelatih Arsenal tersebut menilai semua itu karena berat badannya melebihi batas ideal.

Hazard merapat ke Santiago Bernabeu setelah dibeli Los Blancos dari Chelsea seharga 100 juta euro pada musim panas lalu. Pemain berusia 28 tahun itu seharusnya bisa meningkatkan produktivitas Madrid yang sejauh ini hanya bergantung kepada Karim Benzema.



Hazard direkrut untuk mengisi kekosongan setelah hijrahnya Cristiano Ronaldo ke Juventus. Tapi, tugas itu belum bisa dilakukannya. Dari 10 laga yang dilakoni disemua kompetisi, dia baru menyumbang satu gol.

Lebih parah, Hazard juga masih belum menemukan ritme permainan yang tepat bersama tim barunya. “Saya merasa tidak lagi melihat ancaman yang kerap diperlihatkan Hazard ketika masih di Inggris. Dia tidak dalam kondisi fisik yang bagus setelah cedera,” ucap Wenger, dilansir skysport.

Wenger menilai rentetan cedera yang dialami memberi sejumlah pengaruh negatif kepada Hazard, salah satunya bertambah berat badan. Hal itu yang membuatnya tidak bisa lagi bergerak dengan lincah dan kesulitan mencetak gol.

“Dia seperti kehilangan sedikit kepercayaan diri dibandingkan saat di Chelsea. Saya pikir itu karena masalah fisik. Seperti yang kita baca di surat kabar, dia datang ke Madrid dengan bobot terlalu berat,” tandas sang Profesor.
(mir)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak