alexametrics

Tolak Trilogi Duel vs Logan Paul, KSI: Tidak, Sudah Selesai!

loading...
Tolak Trilogi Duel vs Logan Paul, KSI: Tidak, Sudah Selesai!
Tolak Trilogi Duel vs Logan Paul, KSI: Tidak, Sudah Selesai! /Sky Sports
A+ A-
LOS ANGELES - KSI mengesampingkan pertarungan trilogi dengan Logan Paul setelah mengklaim kemenangan angka tipis dalam duel ulang di Staples Center, Amerika Serikat. Baca juga: Terjatuh Kena Bogem Maut, KSI Menang Angka Tipis Atas Logan Paul

Youtuber asal Inggris itu menolak seruan untuk pertarungan ketiga dengan Logan Paul setelah mengalahkan saingannya dalam duel Kelas Penjelajah enam ronde. "Tidak, sudah selesai, sudah selesai, saya ke hal berikutnya,"kata KSI, ketika ditanya apakah akan bertemu lagi dengan Logan Paul di atas ring.

Petinju 26 tahun menganggap kemenangannya karena dia harus bertarung untuk menghilangkan rasa takutnya. Setelah hasil imbang dalam duel pertama di level amatir, Agustus lalu. "Terakhir kali KSI takut, aku takut bertarung. Aku takut menyentuhnya, aku takut menyentuhnya. Kali ini aku masuk, kali ini aku harus menjalaninya," kata KSI.



KSI sempat terjatuh terkena bogeman Logan paul di ronde keempat yang membuatnya limbung. Dia sempat protes karena Paul memukul bagian belakang kepalanya ketika terjatuh. Baca juga: Pertanyakan Pemotongan Dua Poin, Logan Paul: Wasit Terlalu Keras "Dia memukul saya dengan keras dan memukul saya di bagian belakang kepala, itu keterlaluan tetapi itu adalah apa adanya,’’ujarnya.

Wasit Jack Reiss mencoba memberinya waktu untuk mengendalikan dirinya setelah limbung terkena bogeman Paul. "Butuh waktu sekitar satu menit, satu atau dua menit hanya untuk mengetahui bagaimana saya dan kemudian saya kembali, saya terus berjalan. Itu tinju, saya tidak ingin berhenti. Saya tidak ingin orang berpikir, "Dia tidak bisa menerima pukulan, dia lemah, dia bukan petarung. Aku seorang petarung, aku terus maju dan hanya itu."
(aww)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak