Misi Menyiapkan Regenerasi, 17 Pemain U-15 Siap Berlatih ke Portugal
Rabu, 18 September 2024 - 13:36 WIB
loading...
Program pencarian bakat tersebut rencananya akan mencari 17 pesepak bola asal Jawa Tengah terbaik untuk menimba ilmu di Portugal / Foto: Ist
A
A
A
Geliat persepakbolaan Indonesia sedang menunjukan tren positif untuk itu perlunya regenerasi pesepak bola Tanah Air. Untuk itulah, politikus Bambang Wuryanto atau yang akrab disapa Bambang Pacul dibantu bersama Coach Justin dan Abel Xavier saat ini tergerak untuk mencari talenta pesepak bola terbaik di Jawa Tengah lewat program bertajuk Korea-Korea Selecao.
Program pencarian bakat tersebut rencananya akan mencari 17 pesepak bola asal Jawa Tengah terbaik untuk menimba ilmu di Portugal. Nantinya, Korea-Korea Selecao akan mewujudkan mimpi talenta muda sepak bola U-15 Jawa Tengah untuk menimba ilmu di Portugal. Nantinya, para pemain muda sepak bola Jawa Tengah itu akan belajar, berinteraksi, dan menimba pengalaman dari para juara sepak bola dunia di Portugal.
Politisi kelahiran Sukoharjo 17 Juli 1956 itu mengungkapkan bahwa program Korea-Korea Selecao bermula dari diskusi dengan Duta Besar RI untuk Portugal, Rudy Alfonso. Setelah melalui perbincangan dengan Bambang Pacul kemudian setuju untuk mengirim pesepak bola terbaik yang ada di Jawa Tengah ke Negeri Os Navegadores.
"Ide Korea Korea Selecao ini sendiri berawal dari diskusi saya dengan Rudy Alfonso, saya kemudian merasa tersanjung karena mereka menyediakan fasilitas penuh buat pesepak bola terbaik yang ada di Jawa Tengah untuk berlatih di Portugal. Tanpa pikir panjang, setelah hal itu saya setuju dan kemudian menghubungi Justinus Lhaksana dan juga Abel Xavier untuk bisa menjaring pesepak bola terbaik yang ada di Jawa Tengah," ungkap Bambang Pacul dalam keterangan persnya, Rabu (18/9/2024).
Bambang Pacul memberikan penjelasan 'KOREA-KOREA' Kenapa istilah 'Korea' dipakai? Istilah 'Korea-Korea' sangat populer di masyarakat Jawa. "Secara kultural di Jawa, istilah 'Korea' berkembang yang kemudian mengacu pada orang-orang yang berasal dari kelas menengah bawah, yang mana memiliki mimpi dan harapan untuk melenting ke atas. Mereka adalah orang-orang yang punya daya juang luar biasa untuk keluar dari belenggu kemiskinan," bebernya.
Bambang Pacul mengatakan perhelatan ini bakal membantu mewujudkan mimpi talenta muda U-15 dalam waktu dekat. Proses seleksi para pemain bertalenta U-15 dilaksanakan di 6 karesidenan di Jawa Tengah oleh tim yang dipimpin Koci. Seleksi ini melibatkan sekolah sepak bola, para peserta kompetisi amatir atau pun talenta muda lainnya di luar itu.
Rencananya seleksi Korea-Korea Selecao akan digelar di beberapa tempat di Jawa Tengah mulai dari Pekalongan, Banyumas, Kedu, Pati, Semarang, sampai Surakarta.Nantinya dari proses seleksi diharapkan terbentuk 17 pesepak bola dari Jawa Tengah yang akan berlatih di Portugal. Beberapa tempat yang akan digunakan untuk berlatih yakni kompleks Stadion Jose Alvalade yang merupakan markas Sporting Lisbon.
Program pencarian bakat tersebut rencananya akan mencari 17 pesepak bola asal Jawa Tengah terbaik untuk menimba ilmu di Portugal. Nantinya, Korea-Korea Selecao akan mewujudkan mimpi talenta muda sepak bola U-15 Jawa Tengah untuk menimba ilmu di Portugal. Nantinya, para pemain muda sepak bola Jawa Tengah itu akan belajar, berinteraksi, dan menimba pengalaman dari para juara sepak bola dunia di Portugal.
Politisi kelahiran Sukoharjo 17 Juli 1956 itu mengungkapkan bahwa program Korea-Korea Selecao bermula dari diskusi dengan Duta Besar RI untuk Portugal, Rudy Alfonso. Setelah melalui perbincangan dengan Bambang Pacul kemudian setuju untuk mengirim pesepak bola terbaik yang ada di Jawa Tengah ke Negeri Os Navegadores.
"Ide Korea Korea Selecao ini sendiri berawal dari diskusi saya dengan Rudy Alfonso, saya kemudian merasa tersanjung karena mereka menyediakan fasilitas penuh buat pesepak bola terbaik yang ada di Jawa Tengah untuk berlatih di Portugal. Tanpa pikir panjang, setelah hal itu saya setuju dan kemudian menghubungi Justinus Lhaksana dan juga Abel Xavier untuk bisa menjaring pesepak bola terbaik yang ada di Jawa Tengah," ungkap Bambang Pacul dalam keterangan persnya, Rabu (18/9/2024).
Bambang Pacul memberikan penjelasan 'KOREA-KOREA' Kenapa istilah 'Korea' dipakai? Istilah 'Korea-Korea' sangat populer di masyarakat Jawa. "Secara kultural di Jawa, istilah 'Korea' berkembang yang kemudian mengacu pada orang-orang yang berasal dari kelas menengah bawah, yang mana memiliki mimpi dan harapan untuk melenting ke atas. Mereka adalah orang-orang yang punya daya juang luar biasa untuk keluar dari belenggu kemiskinan," bebernya.
Bambang Pacul mengatakan perhelatan ini bakal membantu mewujudkan mimpi talenta muda U-15 dalam waktu dekat. Proses seleksi para pemain bertalenta U-15 dilaksanakan di 6 karesidenan di Jawa Tengah oleh tim yang dipimpin Koci. Seleksi ini melibatkan sekolah sepak bola, para peserta kompetisi amatir atau pun talenta muda lainnya di luar itu.
Rencananya seleksi Korea-Korea Selecao akan digelar di beberapa tempat di Jawa Tengah mulai dari Pekalongan, Banyumas, Kedu, Pati, Semarang, sampai Surakarta.Nantinya dari proses seleksi diharapkan terbentuk 17 pesepak bola dari Jawa Tengah yang akan berlatih di Portugal. Beberapa tempat yang akan digunakan untuk berlatih yakni kompleks Stadion Jose Alvalade yang merupakan markas Sporting Lisbon.
Lihat Juga :