alexametrics

Liga Primer Inggris 2019/2020

Liverpool Kalahkan Man City, Klopp Tak Merasakan Tekanan

loading...
Liverpool Kalahkan Man City, Klopp Tak Merasakan Tekanan
Juergen Klopp merasa tak tertekan setelah Liverpool unggul sembilan poin dari Manchester City. Foto : Reuters
A+ A-
LIVERPOOL - Juergen Klopp merasa tak mendapatkan tekanan usai anak asuhnya, Liverpool melumat Manchester City dalam lanjutan Liga Primer Inggris. Berkat kemenangan tersebut, The Reds kini menjaga jarak sembilan poin dari City.

Pada pertandingan di Anfield Stadium, Minggu (10/11/2019) malam, Liverpool kembali menunjukkan kualitasnya sebagai tim yang tengah haus gelar liga. Tak heran jika sejak awal pertandingan pemain Liverpool terus memberikan tekanan pada sang juara bertahan. Hasilnya, Fabinho, Mohamed Salah dan Sadio Mane secara bergantian membobol gawang Claudio Bravo, sebelum akhirnya Bernardo Silva memperkecil ketinggalan. (Baca juga : Kalahkan Man City, Liverpool Tatap Gelar Liga Primer)

Namun banyak pakar yang menganalisa keberhasilan Liverpool yang memimpin klasemen pada November ini bakal melorot di paruh kedua kompetisi. Klopp merespon analisa tersebut dengan mengatakan kalau timnya siap melakoni laga berat selanjutnya. (Baca juga : Liverpool Dijagokan Juara Liga Inggris, Klopp: Jalan Masih Panjang)



"Kami tidak merasakan tekanan. Jujur ​​100 persen kami tak tertekan. Hal-hal yang sekarang akan muncul, kami sudah tahu. Jika Anda bersama kami, maka sembilan poin adalah hal positif meski perjalanan masih panjang," ungkap Klopp dikutip Evening Standard, Senin (11/11/2019).

"Orang lain akan 100 persen mengatakan, dan sudah mengatakan, bahwa mulai sekarang penampilan Liverpool akan melorot di paruh kedua. Itu pendapat yang sangat negatif. Tapi kami tidak peduli. Saya bisa berjanji kepada Anda bahwa kami tidak peduli."

"Hari ini kami benar-benar fokus pada permainan ini dan bukan pada situasi di klasemen dan berapa banyak poin kami di depan City dalam klasemen."

"Itu gila. Sembilan poin di depan City, Anda tidak bisa membayangkan sesuatu seperti ini akan terjadi. Tapi itu tidak penting karena siapa yang ingin menjadi yang pertama di bulan November? Anda ingin menjadi yang pertama di bulan Mei," paparnya.

"Ini baru November. Kita semua tahu itu, tetapi tidak harus mengatakannya dengan jelas. Kita akan mencoba dan melihat apa yang terjadi pada akhirnya. Tekanan atau apa pun belum ada di sana. Itu akan datang, tetapi pada saat ini hanya kesempatan dan pergi untuk itu dan melakukan pekerjaan, membuang semua apa yang Anda miliki dan mari kita lihat apa yang terjadi."
(bbk)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak