alexametrics

Terinspirasi Ruiz Jr, Mantan Juara Kelas Berat IBF Ingin Kembali Berjaya

loading...
Terinspirasi Ruiz Jr, Mantan Juara Kelas Berat IBF Ingin Kembali Berjaya
Petinju Amerika Serikat Charles Martin ingin kembali menguasai arena tinjju kelas berat/Foto/boxingnews24.com
A+ A-
NEW YORK - Petinju Amerika Serikat Charles Martin ingin kembali menguasai arena tinjju kelas berat. Mantan pemegang sabuk IBF itu terinspirasi Andy Ruiz Jr yang sukses merebut empat gelar sekaligus usai mengalahkan Anthony Joshua.

Martin merebut gelar dunia IBF pada tahun 2016 setelah mengalahkan petinju Ukraina Vyacheslav Glazkov dengan TKO d ronde ketiga dari 12 ronde yang direncanakan di Barclays Center, New York City, New York, 16 Januari 2016.

Tapi, gelar itu tak bertahan lama disandang, karena Anthony Joshua berhasil meng-KO Martin pada ronde kedua di The O2 Arena, London, 9 April 2016.



Martin kemudian memenangkan dua pertarungan berturut-turut sebelum dikalahkan Adam Kownacki pada 8 September 2018. Setelah itu, Martin memenangkan dua pertarungan dan ingin menghadapi penantang teratas untuk mengangkat sabuk gelar dunia.

"Semuanya tentang mental. Saya mengalami banyak hal dan itu membuat saya gila. Saya harus keluar dari sisi gelap itu. Saya seorang juara dengan mental juara dan semangat juara," kata Martin kepada Sky Sports seperti dilansir boxingscene.com.

"Saya bukan orang normal. Saya tahu apa yang harus saya lakukan, dan saya melakukannya. Saya mengatasi hal-hal. Itu telah membuat saya lebih kuat. Saya senang bahwa saya mengalami hal-hal ini. Apa yang tidak membunuh Anda membuat Anda lebih kuat."

Martin telah berhenti berlatih di pegunungan di Big Bear dan saat ini melakukannya di Legendz Gym, Los Angeles. Martin terinspirasi oleh sukses Andy Ruiz Jr, yang mengejutkan dunia pada bulan Juni ketika dia menjatuhkan Joshua untuk gelar dunia WBO, IBO, IBF, WBA.

"Kami telah melakukannya bersama-sama, keringat dan airmata setiap hari," ujar Martin tentang Ruiz Jr. "Saya masih bisa menjadi juara kelas berat kedua kalinya."

"Itu kenyataan. Ini bukan mimpi ketika sang juara masuk ke gedung. Itu kenyataan, dia ada di sana. Kamu menjadi raja semalam. Dari bidak menjadi raja. Kehidupan berubah, Anda tahu?"

"Saya beragama, dan itu adalah kekuatan pribadi saya. Anda harus kuat di dunia ini. Buat diri Anda dikenal, berjalan dengan percaya diri, jadilah diri sendiri. Ketika saya bangun dan melihat ke cermin, saya adalah kekuatan saya sendiri. Itu selalu ada di sana."
(sha)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak