alexametrics

Lolos Kualifikasi Piala Eropa 2020, Wales Bisa Masuk Grup Berat

loading...
Lolos Kualifikasi Piala Eropa 2020, Wales Bisa Masuk Grup Berat
Tantangan besar menanti Wales seusai meraih kemenangan 2-0 atas Hungaria pada pertandingan pamungkas Kualifikasi Grup E, Rabu (20/11). Foto: Reuters
A+ A-
LONDON - Tantangan besar menanti Wales seusai meraih kemenangan 2-0 atas Hungaria pada pertandingan pamungkas Kualifikasi Grup E, Rabu (20/11). Potensi bertemu lawan-lawan kuat menanti The Dragons di Piala Eropa 2020.

Berada di pot 4, membuat Wales akan bertemu satu tim dari tiga pot lainnya yang bisa membuat mereka tergabung di grup berat. Gareth Bale dkk mungkin saja berada di Grup A bersama Italia atau Grup B yang dihuni Belgia, Denmark dan Rusia.

Skenario lainnya, Wales bisa masuk di Grup D bersama Inggris atau Jerman di Grup F. Tetapi, semuanya baru akan terjawab pada drawing Piala Eropa 2020 yang berlangsung di Bucharest, Rumania, 30 November mendatang. Nantinya, 24 tim akan tersebar di enam grup yang masing-masing terdiri dari empat tim.



Kalaupun tergabung dengan grup sulit, Wales diyakini tetap kompetitif. Kemenangan 2-0 atas Hungaria membuat mereka menyegel posisi runner up Grup E dengan koleksi 14 poin. Dari delapan pertandingan, The Dragons mengemas empat kemenangan, dua imbang dan dua kekalahan.

Wales menyusul Portugal, Belanda, Inggris, Swiss, Belgia, Prancis, Spanyol, Italia, Kroasia, Polandia, Jerman, Ukraina, Denmark, Swedia, Rusia, Republik Ceko, Turki, Austria, dan Finlandia. Empat tiket tersisa akan diperebutkan di babak play-off.

Bagi Wales ini merupakan kedua kalinya mereka lolos ke Piala Eropa setelah 2016. Hebatnya, ketika itu Wales berhasil menembus babak semifinal. Keberhasilan The Dragons tidak terlepas peran pelatih Ryan Giggs.

Sempat dihujani kritikan ketika timnya kalah 0-1 dari Hungaria (12/6), Giggs berhasil membawa Wales keluar dari lubang jarum dengan meraih empat kemenangan dan dua imbang di enam pertandingan terakhir. Tiket ke Piala Eropa 2020 sekaligus membuktikan kepercayaan Asosiasi sepakbola Wales (FAW) menunjuk Giggs sebagai suksesor Chris Coleman, Januari 2018 merupakan keputusan tepat.

Keberhasilan Wales meraih kemenangan krusial atas Hungaria membuktikan intuisi Giggs. Kengototannya menurunkan Gareth Bale dan Ramsey secara bersamaan membuahkan hasil positif. Ramsey mencetak dua gol masing-masing dimenit 15 dan 47. Gol pertama gelandang Juventus tersebut merupakan assist dari Bale.

”Tidak ada yang lebih baik dari ini. Kemenangan dan lolosnya ke Wales ke Piala Eropa 2020 merupakan salah satu hari terbaik dalam hidup saya,”ungkap Giggs dilansir skysports.com.
Meski demikian, Giggs menyadari jika untuk meraih kesuksesan di Piala Eropa 2020 tidak mudah.

Ex bintang Manchester United (MU) tersebut ingin meletakkan fondasi yang kuat untuk kesuksesan Wales di masa depan. Keseriusan Giggs terlihat dimana dia telah memberikan debut kepada 15 pemain yang berbeda.

“Ini baru permulaan. Kami telah melihat banyak pemain muda selama 18 bulan terakhir dan mereka bisa menjadi lebih baik, mereka pasti bisa menjadi lebih baik lagi. Kami harus memastikan segalanya oke di Piala Eropa 2020," tandasnya.

Kegembiraaan juga dirasakan Ramsey. Maklum, itu merupakan kali pertamanya dia diturunkan sebagai starter di Wales setelah bergelut dengan cedera setahun terakhir. Ramsey mengatakan Wales bertekad memberikan kejutan di Piala Eropa 2020.

Ex bintang Arsenal tersebut menilai kesuksesan menembus semifinal Piala Eropa 2016 membuat The Dragons semakin bersemangat terlebih dengan bergabungnya pemain-pemain muda potensial. “Kami memiliki waktu terbaik dalam hidup kami di Piala Eropa 2016. jadi kami ingin memastikan kami bisa ke tahap itu lagi," tandas Ramsey
(mir)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak