alexametrics

Kualifikasi Piala Dunia 2022

Beredar Kabar Suporter Indonesia Ditusuk, Ini Pernyataan KBRI Kuala Lumpur

loading...
Beredar Kabar Suporter Indonesia Ditusuk, Ini Pernyataan KBRI Kuala Lumpur
Suporter saat memberikan dukungan kepada Timnas Indonesia. Foto: SINDOnews/Susanto
A+ A-
JAKARTA - Kedutaan Besar RI di Kuala Lumpur mengklarifikasi kabar penusukan yang dialami suporter tim nasional sepak bola Indonesia saat menghadpi Malaysia. Laga tersebut berlangsung saat Kualifikasi Piala Dunia 2020 leg kedua di Stadion Bukit Jalil.

KBRI Kuala Lumpur membantah bahwa terdapat pendukung Skuat Garuda yang mengalami penusukan usai pertandingan berlangsung. (Baca juga: Timnas Indonesia Tersungkur di Kandang Malaysia)

"KBRI Kuala Lumpur tidak pernah mengeluarkan pernyataan kepada media yang membenarkan terjadinya penusukan terhadap suporter bola Indonesia di Malaysia," bunyi pernyataan KBRI Kuala Lumpur yang diterima SINDOnews, Jumat (22/11/2019).



Sebelumnya, KBRI Kuala Lumpur membenarkan dugaan penusukan yang dialami suporter tim Merah Putih. Kepala Satgas Perlindungan WNI KBRI untuk Malaysia, Yusron B Ambary, mengaku mendapat beberapa laporan usai Derbi Nusantara itu. Selain pengeroyokan suporter, ada juga kasus penusukan pendukung Timnas Indonesia.

"Informasi ada yang meninggal, sampai sekarang [kami] belum mendapatkan. Ada yang ditusuk, tapi ditahan pakai tangan. Tangannya saja yang sobek," ujar Yusron saat dihubungi Sesmenpora Gatot S Dewa Broto di hadapan wartawan, Kamis (21/11) lalu.

Ketika dihubungi SINDOnews, Jumat (22/11/2019) Yusron menuturkan bahwa kabar informasi penusukan suporter Indonesia didapat dari beberapa pihak. Namun, ia belum bisa mengonfirmasi kebenarannya.

"KBRI belum terima laporan penusukan, kasus penusukan ada dua, pertama pengeroyokan dua orang suporter, di Bukit Bintang, malam sebelum pertandingan. Itu suporter yang datang dari Indonesia, tapi hari ini kami mau ketemu Aliansi Suporter dulu," kata Yusron.
(bbk)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak