Devin Haney Gugat Ryan Garcia karena Pemukulan dan Penipuan
Sabtu, 28 September 2024 - 14:25 WIB
loading...
Devin Haney Gugat Ryan Garcia karena Pemukulan dan Penipuan/BoxinG Scene
A
A
A
Devin Haney pada hari Jumat mengajukan gugatan terhadap Ryan Garcia dengan tuduhan pemukulan, penipuan dan memperkaya diri sendiri secara tidak adil. Devin Haney juga menyebut nama promotor Ryan Garcia, Golden Boy Promotions, dalam gugatan tersebut yang menuntut peninjauan ulang dan penyesuaian perhitungan atas pertarungan kontroversial mereka yang kini dinyatakan sebagai no-contest.
Dalam pertarungan tanggal 20 April melawan juara kelas ringan super WBC 63,5 kilogram, Garcia datang dengan kelebihan berat badan, kemudian secara mengejutkan memukul jatuh Haney dengan tiga knockdown dan menang di atas kertas. Beberapa hari kemudian, Garcia ditemukan oleh Asosiasi Anti Doping Sukarela dan Komisi Atletik Negara Bagian New York memiliki zat peningkat performa terlarang, Ostarine, di dalam tubuhnya, dan kemenangannya kemudian dikonversi menjadi tanpa pertandingan sementara Garcia dijatuhi hukuman skorsing dan denda selama satu tahun.
Baca Juga: Biodata dan Agama Buster Douglas, Petinju AS yang Beri Mike Tyson Kekalahan Paling Memalukan dalam Kariernya
Pengacara Haney, Pat English, menulis dalam pengajuan setebal 16 halaman bahwa Haney meminta ganti rugi atas pelanggaran yang dilakukan Garcia.''Devin adalah seorang profesional yang sempurna dan Ryan Garcia tidak menunjukkan rasa hormat terhadap dirinya sendiri, bisnis atau olahraga,” kata ayah dari pelatih Haney, Bill Haney, kepada BoxingScene beberapa menit setelah gugatan tersebut diajukan ke Pengadilan Distrik AS di Distrik Timur New York, tempat di mana Garcia dan Devin Haney bertarung di Barclays Center, Brooklyn.
''Devin adalah wajah tinju karena dia telah menantang waralaba dengan berbagai cara - dengan bekerja sama dengan beberapa promotor, dengan menyeberang ke sisi lain (di antara para penyiar), dan sekarang dia menantang penggunaan PED. Ini semua demi kebaikan olahraga ini,”lanjutnya.
Dalam pertarungan tanggal 20 April melawan juara kelas ringan super WBC 63,5 kilogram, Garcia datang dengan kelebihan berat badan, kemudian secara mengejutkan memukul jatuh Haney dengan tiga knockdown dan menang di atas kertas. Beberapa hari kemudian, Garcia ditemukan oleh Asosiasi Anti Doping Sukarela dan Komisi Atletik Negara Bagian New York memiliki zat peningkat performa terlarang, Ostarine, di dalam tubuhnya, dan kemenangannya kemudian dikonversi menjadi tanpa pertandingan sementara Garcia dijatuhi hukuman skorsing dan denda selama satu tahun.
Baca Juga: Biodata dan Agama Buster Douglas, Petinju AS yang Beri Mike Tyson Kekalahan Paling Memalukan dalam Kariernya
Pengacara Haney, Pat English, menulis dalam pengajuan setebal 16 halaman bahwa Haney meminta ganti rugi atas pelanggaran yang dilakukan Garcia.''Devin adalah seorang profesional yang sempurna dan Ryan Garcia tidak menunjukkan rasa hormat terhadap dirinya sendiri, bisnis atau olahraga,” kata ayah dari pelatih Haney, Bill Haney, kepada BoxingScene beberapa menit setelah gugatan tersebut diajukan ke Pengadilan Distrik AS di Distrik Timur New York, tempat di mana Garcia dan Devin Haney bertarung di Barclays Center, Brooklyn.
''Devin adalah wajah tinju karena dia telah menantang waralaba dengan berbagai cara - dengan bekerja sama dengan beberapa promotor, dengan menyeberang ke sisi lain (di antara para penyiar), dan sekarang dia menantang penggunaan PED. Ini semua demi kebaikan olahraga ini,”lanjutnya.
Lihat Juga :