alexametrics

Jadi Pahlawan MU, Solskjaer Samakan Greenwood dengan Rooney

loading...
Jadi Pahlawan MU, Solskjaer Samakan Greenwood dengan Rooney
Ole Gunnar Solskjaer menyamakan Mason Greenwood seperti Wayne Rooney ketika masih muda. Foto: Reuters
A+ A-
MANCHESTER - Pelatih Manchester United (MU) Ole Gunnar Solskjaer memuji Mason Greenwood setelah membukukan brace saat menjamu AZ di Old Trafford. Pelatih asal Norwegia itu menganggap penyerang berusia 18 tahun tersebut punya naluri yang sama seperti Wayne Rooney ketika belia.

Greenwood dinobatkan sebagai man-of-the-match setelah MU melibas AZ 4-0 pada laga penutup penyisihan Grup L Liga Europa, Jumat (13/12). Itu karena dia menyumbang dua gol pada menit ke-58 dan ke-64. Kontributor lainnya adalah Ashley Young (53) dan Juan Mata (62) lewat titik putih.

Dengan demikian MU melaju ke babak 32 besar sebagai juara grup lantaran mengoleksi 13 poin, hasil empat menang, satu imbang dan satu kalah. Artinya, Setan Merah masih punya peluang untuk merebut gelar bergengsi pada musim ini.



Itu sebabnya Solskjaer menyanjung kinerja Greenwood. Bisa dikatakan dia yang menjadi kunci kemenangan MU. Soalnya, selain mencetak dua gol, dia juga yang membuat tuan rumah mendapat penalti yang sukses dimaksimalkan Mata. Apalagi dia juga mencatat sejarah sebagai pemain termuda yang mencetak sepasang gol bagi MU pada turnamen besar di Eropa.

“Mungkin saya pernah mengatakan sebelumnya. Jadi, ini bukan hal baru. Itu yang biasa dia lakukan. Hari berikutnya dia mungkin akan berlatih lagi dan mencetak lebih banyak gol di laga selanjutnya. Itu hal biasa baginya,” ucap Solskjaer, dilansir skysport.

Greenwood memang baru menghasilkan satu gol dari 12 laga Liga Primer. Tapi, itu karena dia hanya tampil beberapa menit setiap kali diturunkan. Namun, ketika merumput lebih lama, seperti di Liga Europa, dia mampu memamerkan ketajamannya.

Selama lima kali tampil di kancah Eropa, dia telah mencatat empat gol dan dua assist. Itu sebabnya Solskjaer menyamakan Greenwood seperti Rooney saat masih muda yang dianggapnya sebagai finishing hebat.

“Dia pesepak bola alami. Semakin dekat dia dengan gawang lawan, semakin berbahaya. Baik itu kaki kanan atau kaki kiri. Dia adalah mimpi buruk bagi setiap bek lawan. Dia hanya perlu mengembangkan sundulan agar bisa menjadi penyerang andal,” tandas Solskjaer.
(mir)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak