Menpora Dito Disebut Bikin Kemenpora Jadi Ruang Inklusif untuk Pemuda
Jum'at, 11 Oktober 2024 - 15:36 WIB
loading...
A
A
A
“Di bawah kepemimpinan Menteri Dito, saya melihat Kemenpora menjadi lebih terbuka dan inklusif terhadap berbagai kalangan anak muda. Contohnya, program kepemudaan yang baru-baru ini diluncurkan tidak hanya berfokus pada anak muda di perkotaan, tetapi juga secara aktif melibatkan pemuda dari daerah terpencil dan perbatasan,” ujarnya.
Aie menilai ada inisiatif dari Kemenpora untuk memberikan pelatihan dan pendampingan di daerah-daerah. Sehingga, ada pembinaan untuk pemuda daerah yang memiliki keterbatasan.
“Pemuda yang sebelumnya mungkin kesulitan untuk mendapatkan akses, kini memiliki kesempatan untuk berkembang. Kemenpora semakin mendengar dan menerima masukan dari berbagai elemen pemuda untuk menciptakan program yang lebih relevan dan bermanfaat serta berkomitmen untuk memberdayakan semua kelompok pemuda tanpa terkecuali,” ujarnya.
Gerbangtara berharap agar Kemenpora terus memberikan akses terhadap disabilitas. Sehingga, tingkat partisipasi kelompok disabilitas akan semakin meningkat.
“Kemenpora bisa terus memperkuat inklusivitas dengan memberikan akses yang lebih besar bagi kelompok difabel, seperti menyediakan fasilitas dan program yang lebih ramah difabel. Ini akan semakin memperkaya partisipasi mereka dalam pembangunan bangsa,” ujarnya.
Aie menilai ada inisiatif dari Kemenpora untuk memberikan pelatihan dan pendampingan di daerah-daerah. Sehingga, ada pembinaan untuk pemuda daerah yang memiliki keterbatasan.
“Pemuda yang sebelumnya mungkin kesulitan untuk mendapatkan akses, kini memiliki kesempatan untuk berkembang. Kemenpora semakin mendengar dan menerima masukan dari berbagai elemen pemuda untuk menciptakan program yang lebih relevan dan bermanfaat serta berkomitmen untuk memberdayakan semua kelompok pemuda tanpa terkecuali,” ujarnya.
Gerbangtara berharap agar Kemenpora terus memberikan akses terhadap disabilitas. Sehingga, tingkat partisipasi kelompok disabilitas akan semakin meningkat.
“Kemenpora bisa terus memperkuat inklusivitas dengan memberikan akses yang lebih besar bagi kelompok difabel, seperti menyediakan fasilitas dan program yang lebih ramah difabel. Ini akan semakin memperkaya partisipasi mereka dalam pembangunan bangsa,” ujarnya.
(sto)
Lihat Juga :