Kisah Francis Ngannou, Pinjam Uang hingga Raup Rp200 Miliar dari Tinju
Kamis, 17 Oktober 2024 - 08:28 WIB
loading...
A
A
A
Ngannou mengungkapkan bahwa ia meminjam uang dari Usman untuk fokus pada kerajaan propertinya yang sedang berkembang. Dia berkata: "Hal-hal pribadi, investasi, memiliki rumah, membangun rumah. Saya suka rumah, saya suka real estate. Kemudian hal pertama yang saya lakukan adalah membangun rumah di kota yang berbeda dan kemudian mungkin membeli rumah di mana pun saya tinggal untuk investasi.''
Baca Juga: David Benavidez Penantang Wajib WBC Milik Artur Beterbiev Tapi Apakah Itu Penting?
Dia memikirkan mengenai masa depannya setelah pensiun menjadi petarung yang tidak mendapatkan jaminan apa pun. "Pikirkan masa depan saya. Pikirkan rencana pensiun potensial atau jika segala sesuatunya tidak berjalan dengan baik. Saya melakukan pekerjaan yang tidak memiliki jaminan, tidak ada asuransi. Saya tidak memiliki jaminan akan masa depan, semuanya bisa berhenti sekarang juga,''ungkapnya.
"Jadi ya, Anda memikirkan hal itu. Ketika Anda memikirkan hal itu, Anda perlu merencanakan segala sesuatunya, setidaknya untuk 1,2,3 tahun atau lebih untuk berjaga-jaga jika sesuatu yang buruk terjadi. Jadi, Anda memiliki sesuatu yang bisa Anda atur ulang dan mulai kembali. Saya kira itulah yang harus dilakukan oleh tiap atlet olahraga tarung."
Ngannou meninggalkan Kamerun saat berusia 26 tahun demi kehidupan yang lebih baik, setelah mulai bekerja di tambang pasir sejak ia berusia sepuluh tahun. Ia membutuhkan waktu 14 bulan untuk pergi dari kota kelahirannya, Batie, dan akhirnya ke Perancis, dimana perjalanannya sebagai petarung dimulai.
Baca Juga: David Benavidez Penantang Wajib WBC Milik Artur Beterbiev Tapi Apakah Itu Penting?
Dia memikirkan mengenai masa depannya setelah pensiun menjadi petarung yang tidak mendapatkan jaminan apa pun. "Pikirkan masa depan saya. Pikirkan rencana pensiun potensial atau jika segala sesuatunya tidak berjalan dengan baik. Saya melakukan pekerjaan yang tidak memiliki jaminan, tidak ada asuransi. Saya tidak memiliki jaminan akan masa depan, semuanya bisa berhenti sekarang juga,''ungkapnya.
"Jadi ya, Anda memikirkan hal itu. Ketika Anda memikirkan hal itu, Anda perlu merencanakan segala sesuatunya, setidaknya untuk 1,2,3 tahun atau lebih untuk berjaga-jaga jika sesuatu yang buruk terjadi. Jadi, Anda memiliki sesuatu yang bisa Anda atur ulang dan mulai kembali. Saya kira itulah yang harus dilakukan oleh tiap atlet olahraga tarung."
Ngannou meninggalkan Kamerun saat berusia 26 tahun demi kehidupan yang lebih baik, setelah mulai bekerja di tambang pasir sejak ia berusia sepuluh tahun. Ia membutuhkan waktu 14 bulan untuk pergi dari kota kelahirannya, Batie, dan akhirnya ke Perancis, dimana perjalanannya sebagai petarung dimulai.
(aww)
Lihat Juga :