3 Kecurangan Terbesar dalam Dunia Tinju, Salah Satunya Membuat Mata Lawan Rusak Permanen

Sabtu, 19 Oktober 2024 - 15:08 WIB
loading...
3 Kecurangan Terbesar...
3 Kecurangan Terbesar dalam Dunia Tinju, Salah Satunya Membuat Mata Lawan Rusak Permanen
A A A
Tiga kecurangan terbesar dalam dunia tinju ini mungkin tidak akan pernah dilupakan oleh para pecinta olahraga adu pukul tersebut. Setiap olahraga pastinya selalu memiliki aturan dan mengedepankan keadilan dalam prakteknya.

Meski begitu, tetap akan ada oknum-oknum yang melanggar atau melakukan segala cara demi meraih kemenangan sehingga membuat sebuah laga terkesan kontroversial. Inilah tiga kecurangan terbesar dalam dunia tinju sepanjang sejarah.

3 Kecurangan Terbesar dalam Dunia Tinju

1. Kecurangan Mike Tyson Gigit Telinga Evander Holyfields

3 Kecurangan Terbesar dalam Dunia Tinju, Salah Satunya Membuat Mata Lawan Rusak Permanen

Kecurangan terbesar dalam dunia tinju yang pertama ini melibatkan dua nama petinju legendaris, Mike Tyson dan Evander Holyfields. Mereka berlaga pada 28 Juni 1997 di Las Vegas, dalam pertandingan ulang perebutan gelar kelas berat.

Awalnya, pertandingan tersebut berjalan dengan lancar meski terkesan sangat intens. Situasi mulai memanas ketika telah masuk ronde ketiga, dimana pada saat itu Tyson menggigit telinga kanan Holyfield, merobek sebagian dari daun telinganya.

Holyfield langsung teriak kesakitan dan melompat mundur, menunjukkan luka berdarah pada telinganya kepada wasit, Mills Lane. Setelah pertimbangan singkat, wasit memutuskan untuk memberikan Tyson peringatan keras dan mengurangi dua poin dari skornya.

Namun, tak lama setelah pertandingan dilanjutkan Tyson kembali menggigit telinga musuhnya. Kini telinga kiri yang menjadi targetnya, yang membuat wasit Mills Lane menghentikan pertandingan dan memutuskan untuk mendiskualifikasi Mike Tyson.

Akibat tindakannya menggigit telinga Holyfield, Tyson dijatuhi hukuman oleh Komisi Atletik Negara Bagian Nevada. Lisensi tinju Tyson dicabut, dan dia juga didenda sebesar $3 juta serta dikenakan biaya tambahan.

2. Kekalahan Kontroversial Roy Jones Jr. di Olimpiade 1988

3 Kecurangan Terbesar dalam Dunia Tinju, Salah Satunya Membuat Mata Lawan Rusak Permanen

Salah satu kontroversi terbesar dalam sejarah tinju Olimpiade terjadi pada Olimpiade 1988 di Seoul, Korea Selatan. Roy Jones Jr. yang merupakan petinju muda berbakat dari Amerika Serikat dianggap mengalami kekalahan kontroversial dari petinju Korea Selatan, Park Si-Hun di final.

Statistik menunjukkan bahwa Jones mendaratkan 86 pukulan bersih dibandingkan dengan hanya 32 pukulan dari Park, yang jelas mencerminkan betapa dominannya Jones dalam pertandingan tersebut. Meski begitu, para juri justru memberikan gelar juara untuk petinju Tuan Rumah.

Setelah insiden tersebut, muncul banyak spekulasi tentang adanya korupsi dan tekanan politik terhadap para juri. Beberapa bulan setelah Olimpiade, tiga dari lima juri yang memberikan keputusan dalam pertandingan tersebut diketahui telah diberi sanksi karena keterlibatan dalam berbagai bentuk perilaku tidak etis dalam kompetisi.

Meskipun Jones kalah secara kontroversial, dia dianugerahi Val Barker Trophy yang diberikan kepada petinju terbaik dalam Olimpiade berdasarkan performa keseluruhan.

Meski demikian, kasus Roy Jones Jr. pada Olimpiade 1988 tetap menjadi salah satu contoh paling mencolok dari ketidakadilan dalam olahraga dan bagaimana tekanan politik atau faktor-faktor lain bisa memengaruhi hasil kompetisi.

3. Kecurangan Luis Resto Terhadap Billy Collins Jr

3 Kecurangan Terbesar dalam Dunia Tinju, Salah Satunya Membuat Mata Lawan Rusak Permanen

Pertandingan tinju antara Billy Collins Jr. menghadapi Luis Resto pada 16 Juni 1983 menjadi salah satu momen paling gelap dalam sejarah tinju. Akibat kecurangan ini, karier Collins sebagai petinju harus hancur.

Billy Collins Jr. adalah seorang petinju muda yang sedang naik daun, dengan rekor tak terkalahkan dan sangat dijagokan juara dunia. Luis Resto, di sisi lain, adalah seorang petinju berpengalaman dengan rekor yang cukup solid, tetapi tidak dianggap sebagai ancaman besar

Anehnya sepanjang laga tersebut, Billy Collins Jr. justru mengalami kerusakan parah di wajahnya karena pukulan dari Luis Resto. Setelah pertandingan berlangsung selama 10 ronde, Luis Resto akhirnya dinobatkan sebagai pemenang.

Namun, pada saat Collins Sr., ayah sekaligus pelatih Billy Collins, mendekati Resto untuk memberikan selamat, ia merasakan sesuatu yang tidak biasa pada sarung tangan Resto. Sarung tangan itu terasa jauh lebih tipis dari yang seharusnya, seolah-olah bantalan di dalamnya hilang.

Setelah Collins Sr. melaporkan insiden tersebut, penyelidikan segera dilakukan oleh Komisi Atletik Negara Bagian New York. Hasil investigasi menemukan bahwa sarung tangan Resto telah dimodifikasi dengan menghilangkan sebagian besar bantalan di dalamnya, ditemukan juga jika Luis Resto juga telah merendam perbannya dengan zat keras untuk meningkatkan dampak pukulannya.

Luis Resto dijatuhi hukuman tiga setengah tahun penjara karena perannya dalam kecurangan tersebut. Pelatihnya, Carlos Lewis, juga dipenjara selama enam tahun dan dilarang melatih tinju untuk seumur hidup.

Akibat pukulan brutal selama pertandingan, Billy Collins Jr. mengalami cedera serius di wajahnya, termasuk kerusakan permanen pada matanya yang mengakhiri karier tinjunya.
(sto)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jack Catterall Rebut...
Jack Catterall Rebut Sabuk WBA usai Kalahkan Shakhram Giyasov
Mantan Juara Dunia Tinju...
Mantan Juara Dunia Tinju Paulie Malignaggi Tumbang KO di Duel Bare-Knuckle
Byson Fight 2026 Resmi...
Byson Fight 2026 Resmi Digelar, Hadirkan Pertarungan Berkualitas
Cucu Muhammad Ali Turun...
Cucu Muhammad Ali Turun Gunung, Nico Ali Walsh Perjuangkan Hak Petinju Profesional
Resmi, Naoya Inoue Jadi...
Resmi, Naoya Inoue Jadi Petinju Terbaik Dunia Geser Oleksandr Usyk
Jadwal Tinju Dunia Pekan...
Jadwal Tinju Dunia Pekan Ini: Duel Panas Fabio Wardley vs Daniel Dubois Jadi Sorotan
Hunter Biden Tantang...
Hunter Biden Tantang Putra-putra Trump untuk Pertandingan Tinju
Syifa Hadju Bangga El...
Syifa Hadju Bangga El Rumi Kalahkan Jefri Nichol: Sayangku Berhasil Lagi
Jefri Nichol Minta Maaf...
Jefri Nichol Minta Maaf Kalah TKO dari El Rumi, Ungkap Alasan Duel Tinju hanya 38 Detik
Special Bola
Reaksi Kecewa Arief...
Liga Indonesia
Reaksi Kecewa Arief Catur Pamungkas Usai Jerman Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Manuel Neuer Putuskan...
Bola Dunia
Manuel Neuer Putuskan Pensiun dari Timnas Jerman Usai Tersingkir di Piala Dunia 2026
Daftar Top Skor Piala...
Bola Dunia
Daftar Top Skor Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Melesat ke Puncak, Geser Lionel Messi!
Rekomendasi
OTT Kuansing, Bupati...
OTT Kuansing, Bupati Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnain Menyerahkan Diri ke KPK
Lanjutan Sidang Praperadilan,...
Lanjutan Sidang Praperadilan, Roy Suryo Siapkan 3 Saksi dan 1 Ahli
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
Berita Terkini
FIFA: Cooling Break...
FIFA: Cooling Break Dihilangkan di Laga Meksiko vs Ekuador
Daftar Top Skor Piala...
Daftar Top Skor Piala Dunia 2026: Mbappe Samai Messi
5 Fakta Menarik Prancis...
5 Fakta Menarik Prancis Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Prancis Lolos ke 16...
Prancis Lolos ke 16 Besar usai Singkirkan Swedia, Mbappe Borong 2 Gol
Gol Kylian Mbappe Bawa...
Gol Kylian Mbappe Bawa Prancis Ungguli Swedia 1-0 pada Babak Pertama
Aroma Match Fixing Rugikan...
Aroma Match Fixing Rugikan Timnas Iran di Piala Dunia 2026, Kenapa FIFA Tolak Investigasi?
Infografis
10 Demonstrasi Terbesar...
10 Demonstrasi Terbesar dalam Sejarah, Salah Satunya Pawai Perempuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved