Yunus Nusi Buka-bukaan Kondisi Sepak Bola Nasional di Tengah Wabah

Sabtu, 02 Mei 2020 - 14:47 WIB
loading...
Yunus Nusi Buka-bukaan...
Yunus Nusi. Foto: Dok. MNC Media
A A A
JAKARTA - Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Yunus Nusi, buka-bukaan soal kondisi sepak bola nasional di tengah wabah virus corona. Yunus menyebut PSSI tak mau ambil risiko menerobos pedoman kesehatan jugaperaturan pemerintah.

Persatuan Sepak bola Indonesia (PSSI) sadar, tanpa kompetisi akibat wabah virus corona, klub tidak punya pemasukan sementara di waktu yang sama para pemain, pelatih, dan stafklub perlu dibayar setiap bulan.

“Ketum (Ketua Umum PSSI Mochammad Iriawan, red) selalu mengingatkan bahwa PSSI akan mengikuti protokol pemerintah,” kata Yunus berbicara dalam program Live Instagram SINDOnews, Sabtu (2/5/2020).

Mantan exco yang baru ditunjuk mengisi posisi kosong sepeninggal Ratu Tisha itu menyebut, PSSI saat ini menghadapi situasi sulit. Otoritas tertinggi sepak bola di Indonesia itu pun akhirnya terpaksa merekomendasikan pemotongan gaji pemain hingga 70%.

“Kita berharap tidak ada yang kecewa menerima keputusan itu. Saya yakin jika kita bersabar, menahan diri dan mengikuti protokol, beberapa waktu ke depan sepak bola kita sudah bisa kembali pulih,” kata Yunus.

Di level klub, Yunus mengaku belum mengetahui secara pasti berapa besaran kerugian akibat wabah. Namun, untuk klub Liga 1 dengan basis penggemar sebesar Persija, Persib, Arema, dan Persebaya, Yunus yakin angka kerugiannya mencapai miliaran rupiah.

“Satu kali tanding mereka bisa dapat lebih dari Rp1 miliar. Kalau satu bulan, mereka tiga kali bertanding dengan penonton yang sebesar itu, bayangkan, berapa miliar mereka kehilangan pendapatan (karena sekarang tidak ada pertandingan, red)” kata Yunus.

Berbagai skenario sudah dibahas untuk menentukan nasib sisa kompetisi Liga Indonesia. Salah satunya mencontoh rencana klub di Eropa dengan menggelar laga tanpa penonton. Namun, kata Yunus, di Indonesia hal itu tidak mudah dilakukan.

“Oke pertandingan digelar tanpa penonton, tapi siapa yang bisa jamin soporter tidak datang ke stadion. Suporter kita tidak sama dengan di Eropa. Karena ini menyangkut nyawa dan kesehatan, PSSI tidak mau toleransi.” sambungnya.

Tak cuma di level klub, pandemi virus corona juga melahirkan permasalahan pelik di level tim nasional. Sejumlah agenda Timnas Indonesia pun akhirnya batal.

Peran FIFA sebagai Induk Federasi
PSSI kini berharap Federasi Sepak bola Internasional (FIFA) segera merealisasikan rencana bantuan kepada asosiasi dan liga yang terdampak virus corona. Plt Sekjen PSSI Yunus Nusi mengaku bantuan baru sebatas wacana.

"Beberapa hari lalu saya komunikasi dengan perwakilan FIFA di Kuala Lumpur. Jangan pencairan (bantuan, red), ini baru proses korespondensi. Kami cuma berharap rencana bantuan itu dipercepat.” kata Yunus.

Masih soal FIFA, Yunus menyebut PSSI sudah dua kali menggelar rapat virtual bersama otoritas sepak bola tertinggi -selama pandemi corona- guna membahas rencana Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021. Sejauh ini FIFA dan PSSI masih optimistis event tersebut berjalan sesuai jadwal.
(sha)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sepak Bola Gelorakan...
Sepak Bola Gelorakan Kampanye Dont Stop The Celebration, Ajak Masyarakat Rayakan Kebersamaan
Asprov PSSI Banyak Dipimpin...
Asprov PSSI Banyak Dipimpin Plt Ketua, Tata Kelola Federasi Dipertanyakan
Cetak Sejarah di Honduras,...
Cetak Sejarah di Honduras, Indonesia Sabet Perak di IFA7 World Championship 2026
Depak Brasil, FA7 Indonesia...
Depak Brasil, FA7 Indonesia Tembus Babak Final IFA7 World Championship 2026
Cetak Sejarah, Tim FA7...
Cetak Sejarah, Tim FA7 Indonesia Tantang Brasil di Semifinal World Championship 2026
Persib Juara Super League...
Persib Juara Super League 2025-2026 usai Imbang Lawan Persijap
Demam Piala Dunia, Bagaimana...
Demam Piala Dunia, Bagaimana Islam Memandang Olahraga?
Perkuat Nasionalisme,...
Perkuat Nasionalisme, TNI Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di 1.500 Lokasi
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Special Bola
Prediksi Daftar 35 Pemain...
Bola Dunia
Prediksi Daftar 35 Pemain Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026: Sandy Walsh dan Ragnar Oratmangoen Masuk?
Prediksi Skor Timnas...
Bola Dunia
Prediksi Skor Timnas Inggris vs Kongo di 32 Besar Piala Dunia 2026: Harry Kane Menggila Lagi?
Kisah Kutukan Kluivert...
Bola Dunia
Kisah Kutukan Kluivert di Piala Dunia, Sama-Sama Tersingkir Lewat Adu Penalti
Rekomendasi
Ilmuwan Temukan Antivirus...
Ilmuwan Temukan Antivirus untuk Manusia di Dasar Laut
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Kemhan Gandeng Kemenkes...
Kemhan Gandeng Kemenkes Investigasi Kematian 5 Calon Manajer Kopdes
Berita Terkini
Perjuangan Iran di Piala...
Perjuangan Iran di Piala Dunia 2026 Sentuh Hati Infantino
Messi Pemersatu, Ronaldo...
Messi Pemersatu, Ronaldo Biang Masalah Portugal
Hary Tanoesoedibjo Harap...
Hary Tanoesoedibjo Harap Atlet Maksimalkan Kemampuan di IIO 2026
IIO 2026 Resmi Dimulai,...
IIO 2026 Resmi Dimulai, Hary Tanoesoedibjo: Ini Komitmen POBSI Memajukan Biliar Indonesia
The Championships Wimbledon...
The Championships Wimbledon 2026 Tengah Berlangsung, Nonton Live Streaming di VISION+
Mengenal Michael Olise,...
Mengenal Michael Olise, Raja Assist dan Otak Serangan Prancis
Infografis
5 Pesepak Bola Dunia...
5 Pesepak Bola Dunia yang Tetap Puasa di Tengah Kompetisi Padat Ramadan 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved