Trek Ekstrem Klemuk Bike Park Uji Nyali Para Downhiller di Seri Final Indonesian Downhill 2024
Senin, 04 November 2024 - 15:30 WIB
loading...
Klemuk Bike Park dianggap tepat untuk menggelar seri pemungkas Indonesian Downhill 2024. Sebab trek ini sudah banyak melahirkan banyak atlet downhill nasional / Foto: Ist
A
A
A
Indonesian Downhill 2024 memasuki putaran terakhir. Kejuaraan balap sepeda paling prestisius tersebut bakal digelar di Klemuk Bike Park, Batu, Jawa Timur, 9-10 November mendatang.
Ratusan downhiller wajib mengeluarkan skill terbaiknya demi merebut tahkta juara umum di trek yang kerap dijuluki sebagai 'kawah candradimuka' bagi cabor balap sepeda downhill ini. Total ada 10 kategori yang dilombakan, yakni Men Elite, Women Elite, Men Junior, Men Master A, Men Master B, Men Master C, Men Sport A, Men Sport B, Men Youth dan Women Youth.
"Sejak dua seri sebelumnya, persaingannya luar biasa dinamis dan terbuka. Setiap rider saling berebut poin dan bergantian memuncaki klasemen. Putaran terakhir di Batu ini yang akan jadi penentu siapa rider terbaik yang berhak menyandang gelar juara umum," ungkap Agnes Wuisan dari 76 Rider dalam keterangan persnya, Senin (4/11/2024).
Klemuk Bike Park dianggap tepat untuk menggelar seri pemungkas Indonesian Downhill 2024. Sebab trek yang terletak di kawasan Lereng Gunung Kawi dan Gunung Arjuna ini memang sudah banyak melahirkan banyak atlet downhill nasional.
Lintasan di Klemuk Bike Park juga dikenal 'angker' di kalangan downhiller, lantaran memiliki banyak section curam dan mampu memompa adrenalin hingga titik tertinggi. Secara teknis trek di Klemuk Bike Park memiliki panjang 1,2 kilometer dengan elevasi sekitar 300 kaki dari titik start hingga ke garis finish.
"Dengan Jarak sependek itu dan elevasi setinggi itu, maka secara garis besar lintasannya didominasi section yang curam. Bahkan lebih curam dibandingkan dua seri sebelumnya. Ini jelas menjadi tantangan besar bagi para rider dan menuntut skill yang berbeda untuk bisa jadi juara di sini," tutur Agnes.
Ia menambahkan persaingan di seri terakhir ini juga bakal makin menarik lantaran sejumlah rider dari mancanegara juga telah mengonfirmasi akan ikut bersaing di kelas Men Elite. "Dengan persaingan yang sangat ketat untuk titel juara umum di seri terakhir ini, kami optimis dan berharap race kali ini akan menjadi klimaks yang ditunggu-tunggu bagi semua penggemar downhill," tambahnya.
Ratusan downhiller wajib mengeluarkan skill terbaiknya demi merebut tahkta juara umum di trek yang kerap dijuluki sebagai 'kawah candradimuka' bagi cabor balap sepeda downhill ini. Total ada 10 kategori yang dilombakan, yakni Men Elite, Women Elite, Men Junior, Men Master A, Men Master B, Men Master C, Men Sport A, Men Sport B, Men Youth dan Women Youth.
"Sejak dua seri sebelumnya, persaingannya luar biasa dinamis dan terbuka. Setiap rider saling berebut poin dan bergantian memuncaki klasemen. Putaran terakhir di Batu ini yang akan jadi penentu siapa rider terbaik yang berhak menyandang gelar juara umum," ungkap Agnes Wuisan dari 76 Rider dalam keterangan persnya, Senin (4/11/2024).
Klemuk Bike Park dianggap tepat untuk menggelar seri pemungkas Indonesian Downhill 2024. Sebab trek yang terletak di kawasan Lereng Gunung Kawi dan Gunung Arjuna ini memang sudah banyak melahirkan banyak atlet downhill nasional.
Lintasan di Klemuk Bike Park juga dikenal 'angker' di kalangan downhiller, lantaran memiliki banyak section curam dan mampu memompa adrenalin hingga titik tertinggi. Secara teknis trek di Klemuk Bike Park memiliki panjang 1,2 kilometer dengan elevasi sekitar 300 kaki dari titik start hingga ke garis finish.
"Dengan Jarak sependek itu dan elevasi setinggi itu, maka secara garis besar lintasannya didominasi section yang curam. Bahkan lebih curam dibandingkan dua seri sebelumnya. Ini jelas menjadi tantangan besar bagi para rider dan menuntut skill yang berbeda untuk bisa jadi juara di sini," tutur Agnes.
Ia menambahkan persaingan di seri terakhir ini juga bakal makin menarik lantaran sejumlah rider dari mancanegara juga telah mengonfirmasi akan ikut bersaing di kelas Men Elite. "Dengan persaingan yang sangat ketat untuk titel juara umum di seri terakhir ini, kami optimis dan berharap race kali ini akan menjadi klimaks yang ditunggu-tunggu bagi semua penggemar downhill," tambahnya.
Perebutan Poin di Men Elite
Persaingan sengit dipastikan terjadi di kelas Men Elite. Dengan regulasi hanya Top 15 downhiller dari sesi Seeding Run yang melanjutkan langkah ke Final Run, akan menambah panas jalannya lomba. Ditambah lagi, ancaman rider-rider mancanegara bakal memberikan tekanan baru dan berbeda di seri terakhir ini.Lihat Juga :