Pernah Latih Real Madrid, Kekalahan Ini Membuat Mourinho Menangis
Sabtu, 02 Mei 2020 - 16:59 WIB
loading...
A
A
A
Pada edisi itu Madrid merebut posisi pertama dengan 100 poin, hasil 32 menang empat imbang dan dua kalah. Mereka unggul sembilan poin dari Barcelona. Meski catatan di El Clasico sama kuat, yakni satu menang dan satu kalah, Karim Benzema dkk bisa memaksa El Azulgrana gigit jari.
“Bisa mengakhiri dominasi Barcelona, dimana melakukannya dengan membukukan poin tertinggi dan rekor gol, membuatnya lebih menarik. Itu sangat penting karena kami melakukannya dengan cara terbaik,” ucap Mourinho.
Tapi, disisi lain, Mourinho juga mengaku sulit menerima ketika Madrid disingkirkan Bayern di semifinal Liga Champions lewat adu penalti. “Musim itu Real Madrid tim terbaik di Spanyol, juga Eropa. Karena alasan itu sulit menerima kekalahan dari Bayern di Liga Champions,” ucapnya.
Saat menyambangi Allianz Arena, Madrid dipaksa menelan kekalahan 1-2. Tapi, itu dibalasnya dengan skor serupa di Spanyol. Alhasil, siapa yang lolos ke final ditentukan lewat adu penalti. Sayangnya, di fase ini Mourinho harus kalah 1-3.
Madrid tersingkir lantaran Cristiano Ronaldo, Kaka dan Sergio Ramos gagal melaksanakan tugasnya. Sedangkan Bastian Schweinsteiger yang jadi penendang kelima Bayern sukses mengkonversi penalti menjadi gol. Mourinho mengaku hal itu membuatnya menangis.
“Bisa mengakhiri dominasi Barcelona, dimana melakukannya dengan membukukan poin tertinggi dan rekor gol, membuatnya lebih menarik. Itu sangat penting karena kami melakukannya dengan cara terbaik,” ucap Mourinho.
Tapi, disisi lain, Mourinho juga mengaku sulit menerima ketika Madrid disingkirkan Bayern di semifinal Liga Champions lewat adu penalti. “Musim itu Real Madrid tim terbaik di Spanyol, juga Eropa. Karena alasan itu sulit menerima kekalahan dari Bayern di Liga Champions,” ucapnya.
Saat menyambangi Allianz Arena, Madrid dipaksa menelan kekalahan 1-2. Tapi, itu dibalasnya dengan skor serupa di Spanyol. Alhasil, siapa yang lolos ke final ditentukan lewat adu penalti. Sayangnya, di fase ini Mourinho harus kalah 1-3.
Madrid tersingkir lantaran Cristiano Ronaldo, Kaka dan Sergio Ramos gagal melaksanakan tugasnya. Sedangkan Bastian Schweinsteiger yang jadi penendang kelima Bayern sukses mengkonversi penalti menjadi gol. Mourinho mengaku hal itu membuatnya menangis.
(don)
Lihat Juga :