3 Alasan Mengapa Calvin Verdonk Tidak Suka Main Media Sosial

Senin, 25 November 2024 - 13:49 WIB
loading...
3 Alasan Mengapa Calvin...
3 Alasan Mengapa Calvin Verdonk Tidak Suka Main Media Sosial
A A A
JAKARTA - Calvin Verdonk, bek Timnas Indonesia yang kini memperkuat klub Eredivisie NEC Nijmegen, dikenal sebagai pemain yang tak aktif bermedia sosial. Meski memiliki lebih dari 1,6 juta pengikut di Instagram, Verdonk lebih memilih untuk menjaga jarak dari hiruk-pikuk dunia maya. Berikut tiga alasan mengapa pemain kelahiran Belanda itu tidak terlalu aktif di media sosial.

Usut punya usut, rupanya ada alasan di balik keputusan Calvin Verdonk tidak aktif di media sosial. Berikut tiga alasan mengapa Calvin Verdonk tidak suka bermain media sosial seperti Instagram, Twitter (sekarang X), dan sejenisnya:

1. Tidak Tertarik Membuka Kehidupan Pribadi



Verdonk secara terang-terangan mengakui bahwa ia tidak terlalu tertarik dengan media sosial. Dalam wawancaranya di Jakarta pada 12 November 2024, ia menyatakan bahwa ia hanya sesekali mengunggah foto setelah pertandingan.

"Saya tidak benar-benar tertarik kepada media sosial," ujar Verdonk. Ia lebih memilih menghabiskan waktu bersama keluarga ketika tidak sedang bermain sepak bola. Baginya, momen kebersamaan di dunia nyata jauh lebih berarti dibandingkan interaksi virtual.

Kebiasaan ini membuat Verdonk berbeda dari pemain lain seperti Marselino Ferdinan atau Pratama Arhan, yang memanfaatkan media sosial untuk berbagi cerita atau bahkan mendapatkan penghasilan tambahan melalui fitur berlangganan.

2. Tidak Paham Teknologi Media Sosial



Alasan lain di balik minimnya aktivitas Verdonk di media sosial adalah kesederhanaannya dalam memahami teknologi. Dalam sebuah wawancara, ia mengaku tidak mengerti cara kerja fitur berlangganan atau bagaimana memanfaatkan media sosial untuk lebih dekat dengan penggemar.

"Kalau boleh jujur, saya tidak tahu bagaimana cara kerja fitur langganan berbayar di media sosial," ungkap Verdonk sambil tertawa. Ia pun berencana untuk bertanya kepada rekan-rekannya jika suatu saat ingin mencoba fitur tersebut.

Kejujuran Verdonk ini justru membuat para penggemarnya semakin kagum. Banyak yang memberikan komentar lucu, seperti "Kupikir dia diam karena private, ternyata emang nggak tahu," tulis seorang netizen.

3. Fokus pada Karier dan Keluarga

Sikap Verdonk yang cenderung menjauhi media sosial juga mencerminkan fokusnya terhadap karier dan kehidupan pribadi. Baginya, sepak bola dan keluarga adalah dua hal yang lebih penting dibandingkan membangun citra di dunia maya.

"Saat di rumah, saya lebih suka menghabiskan waktu bersama keluarga saya," tegasnya. Ia juga menambahkan bahwa dirinya tetap menggunakan media sosial, tetapi hanya untuk mencari informasi terkait Timnas Indonesia, bukan untuk keperluan pribadi.

Meski jarang muncul di media sosial, performa Verdonk di lapangan tetap konsisten. Sebagai salah satu pilar penting di lini belakang Timnas Indonesia, ia berhasil menunjukkan dedikasi dan profesionalisme yang tinggi.

Keputusan Verdonk untuk menjaga jarak dari dunia maya seolah menjadi bukti bahwa kesuksesan tidak selalu harus diukur dari popularitas di media sosial.
(sto)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
WOSPAC Paparkan Solusi...
WOSPAC Paparkan Solusi Menuju Piala Dunia dan Masa Depan Sepak Bola Indonesia
Prabowo Panggil John...
Prabowo Panggil John Herdman ke Hambalang, Bahas Roadmap Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030
Timnas Indonesia Gagal...
Timnas Indonesia Gagal ke Final Piala AFF U-19 Usai Dikalahkan Australia
Ranking FIFA Timnas...
Ranking FIFA Timnas Indonesia Naik usai Tumbangkan Mozambik?
Timnas Indonesia Tundukkan...
Timnas Indonesia Tundukkan Mozambik Lewat Gol Tunggal Ole Romeny
Babak Pertama: Gol Ole...
Babak Pertama: Gol Ole Romeny Bawa Timnas Indonesia Ungguli Mozambik
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
Slopaganda: Propaganda...
Slopaganda: Propaganda Massal di Era AI
Denny JA Soroti Kerusuhan...
Denny JA Soroti Kerusuhan Agustus 2025 dalam Perspektif Kelas Rentan Digital
Special Bola
Link Live Streaming...
Bola Dunia
Link Live Streaming Timnas Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Awas Jebakan
Terus Bergeliat untuk...
Liga Indonesia
Terus Bergeliat untuk Super League 2026-2027, Arema FC Pertahankan 2 Penjaga Gawangnya
Jadi Pelatih Oxford...
Liga Inggris
Jadi Pelatih Oxford United, Aaron Romeny Siap Antar Ole Romeny Dkk Berprestasi
Rekomendasi
BPDP Unjuk Gigi Tampilkan...
BPDP Unjuk Gigi Tampilkan Produk Turunan Kakao EastFood Indonesia 2026
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Berita Terkini
Klasemen Akhir Grup...
Klasemen Akhir Grup E Piala Dunia 2026: Pantai Gading Temani Jerman ke 32 Besar
Ekuador vs Jerman 2-1:...
Ekuador vs Jerman 2-1: Gol Gonzalo Plata Tak Mampu Selamatkan La Tri
Tunisia vs Belanda:...
Tunisia vs Belanda: Awas Tergelincir Oranje
Tunisia vs Belanda:...
Tunisia vs Belanda: Pesta Oranje di Depan Mata?
Ketum IPSI Sambut Komitmen...
Ketum IPSI Sambut Komitmen Presiden Prabowo soal Pelatnas Jangka Panjang, Optimistis Pencak Silat Mendunia
Menpora Erick Kecam...
Menpora Erick Kecam Pelecehan Seksual terhadap Atlet Menembak, Tegaskan Dukungan bagi Korban
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved