Gelar dan Prestasi George Foreman Sepanjang Karier Tinjunya
Kamis, 28 November 2024 - 10:07 WIB
loading...
Kisah perjalanan George Foreman di atas ring tinju sepertinya tak ada habisnya. Kali ini penggemar akan disuguhkan mengenai rekor legenda kelas berat / Foto: George Foreman
A
A
A
Kisah perjalanan George Foreman di atas ring tinju sepertinya tak ada habisnya. Kali ini penggemar akan disuguhkan mengenai rekor legenda kelas berat.
George Foreman merupakan juara dunia dua kali kelas berat (1973–1974 dan 1994–1995). Ketika Foreman mendapatkan kembali gelar kelas beratnya pada usia 45 tahun, ia adalah juara kelas berat dunia tertua.
Foreman tumbuh besar di Houston. Ia belajar bertinju di kamp U.S. Job Corps di Oregon. Pada Olimpiade 1968 di Meksiko, ia memenangkan medali emas dalam kompetisi tinju kelas berat.
Baca Juga: Kisah 12 Anak George Foreman, Salah Satunya Jadi Petinju Kemudian Meninggal Tragis
Sejak itu popularitasnya di kelas berat mulai diperhitungkan. Petinju Amerika Serikat itu pertama kali merebut sabuk kelas berat profesional dengan mengalahkan Joe Frazier dalam dua ronde di Kingston, Jamaika, pada 22 Januari 1973.
Foreman terus mempertajam rekor kemenangannya menjadi 40 pertarungan (24 KO secara beruntun), sebelum akhirnya ia menelan kekalahan pertamanya melawan Muhammad Ali di Kinshasa, Zaire (sekarang Kongo), pada 30 Oktober 1974.
George Foreman merupakan juara dunia dua kali kelas berat (1973–1974 dan 1994–1995). Ketika Foreman mendapatkan kembali gelar kelas beratnya pada usia 45 tahun, ia adalah juara kelas berat dunia tertua.
Foreman tumbuh besar di Houston. Ia belajar bertinju di kamp U.S. Job Corps di Oregon. Pada Olimpiade 1968 di Meksiko, ia memenangkan medali emas dalam kompetisi tinju kelas berat.
Baca Juga: Kisah 12 Anak George Foreman, Salah Satunya Jadi Petinju Kemudian Meninggal Tragis
Sejak itu popularitasnya di kelas berat mulai diperhitungkan. Petinju Amerika Serikat itu pertama kali merebut sabuk kelas berat profesional dengan mengalahkan Joe Frazier dalam dua ronde di Kingston, Jamaika, pada 22 Januari 1973.
Foreman terus mempertajam rekor kemenangannya menjadi 40 pertarungan (24 KO secara beruntun), sebelum akhirnya ia menelan kekalahan pertamanya melawan Muhammad Ali di Kinshasa, Zaire (sekarang Kongo), pada 30 Oktober 1974.
Lihat Juga :