Sosok Bripda Putri KW, Polwan Polda Metro Tunggal Putri Indonesia Berprestasi Dunia
Sabtu, 30 November 2024 - 13:05 WIB
loading...
Sosok Bripda Putri Kusuma Wardani atau yang lebih dikenal sebagai Putri KW, Polwan Polda Metro Jaya pebulu tangkis tunggal putri Indonesia dengan prestasi mendunia / Foto: Kolase
A
A
A
Sosok Bripda Putri Kusuma Wardani atau yang lebih dikenal sebagai Putri KW, Polwan Polda Metro Jaya pebulu tangkis tunggal putri Indonesia dengan prestasi mendunia. Putri KW merasakan kebangkitan prestasi di sepanjang tahun 2024.
Putri KW yang menjadi penerus Gregoria Mariska Tunjung dikenal sebagai Polisi Wanita (Polwan) yang berdinas sebagai anggota tim negosiator di Subdit Dalmas Ditsamapta Polda Metro Jaya. Putri KW merasakan jatuh bangun dalam mengejar prestasi di dunia bulu tangkis.
Prestasi gadis Tangerang kelahiran 20 Juli 2002 sempat anjlok seusai menjuarai Spain Masters 2021. Putri harus berbagi waktu antara karier pebulu tangkis dengan sekolah pendidikan Polisi Wanita pada pertengahan Juli 2022. Prestasi terbaik Putri di tahun 2022 menjuarai Orleans Masters.
Baca Juga: Siapa Saja Pebulu Tangkis Indonesia yang Lolos ke Final BWF Tour 2024?
Memasuki musim 2023, prestasi Putri stagnan dengan hanya bertahan di babak 32 besar dan 16 besar turnamen. Prestasi terbaiknya kala itu hanya sampai di perempat final Swiss Open, Orleans Masters, dan Taipei Open.
Putri KW yang menjadi penerus Gregoria Mariska Tunjung dikenal sebagai Polisi Wanita (Polwan) yang berdinas sebagai anggota tim negosiator di Subdit Dalmas Ditsamapta Polda Metro Jaya. Putri KW merasakan jatuh bangun dalam mengejar prestasi di dunia bulu tangkis.
Prestasi gadis Tangerang kelahiran 20 Juli 2002 sempat anjlok seusai menjuarai Spain Masters 2021. Putri harus berbagi waktu antara karier pebulu tangkis dengan sekolah pendidikan Polisi Wanita pada pertengahan Juli 2022. Prestasi terbaik Putri di tahun 2022 menjuarai Orleans Masters.
Baca Juga: Siapa Saja Pebulu Tangkis Indonesia yang Lolos ke Final BWF Tour 2024?
Memasuki musim 2023, prestasi Putri stagnan dengan hanya bertahan di babak 32 besar dan 16 besar turnamen. Prestasi terbaiknya kala itu hanya sampai di perempat final Swiss Open, Orleans Masters, dan Taipei Open.
Lihat Juga :