Siap Naik Ring, Mike Tyson Pamer Kecepatan di Usia 53 Tahun
Sabtu, 02 Mei 2020 - 18:03 WIB
loading...
Legenda kelas berat Mike Tyson membuktikan dirinya tidak kehilangan kecepatan dan kekuatan pukulannya meski usia sudah memasuki 53 tahun/Foto/cnnphilippines.com
A
A
A
NEW YORK - Legenda kelas berat Mike Tyson membuktikan dirinya tidak kehilangan kecepatan dan kekuatan pukulannya meski usia sudah memasuki 53 tahun. Mantan juara dunia tak terbantahkan itu memamerkan 'kegarangannya' yang tak pudar dalam tayangan video di akun media sosialnya. Tyson bersiap untuk kembali naik ring dalam pertarungan amal.
The Baddest Man on the Planet -julukan Tyson- mengungkapkan akan kembali bertinju setelah 15 tahun pensiun. Petinju kelas berat pertama yang memegang sabuk WBA, WBC, IBF, dan juara linier itu ingin mengumpulkan dana demi membantu para tunawisma dan orang-orang yang terjerat narkoba.
Petinju kelahiran New York City, Amerika Serikat, 30 Juni 1966, tersebut pensiun dari tinju setelah kalah dalam pertarungan terakhirnya melawan Kevin McBride di Washington pada 2005. Tyson mengungkapkan pekan lalu bahwa dia dalam kamp pelatihan untuk pertarungan amal ekshibisi empat ronde.
Tyson membuktikan masih pantas bertarung dengan mengunggah video di akun media sosial terverifikasi miliknya, memamerkan kecepatan dan kekuatan khasnya dalam bertinju. Petinju bergaya ortodoks ini telah membuktikan dirinya sebagai petarung paling menakutkan di dunia setelah mengalahkan Trevor Berbick pada tahun 1986 untuk menjadi juara kelas berat termuda sepanjang masa, berusia 20 tahun.
Tetapi perjalanan kariernya mulai menurun pada tahun 1990 ketika James 'Buster' Douglas meng-KO Tyson di Tokyo Dome, Jepang, 11 Februari 1990. Tyson menyerah di ronde ke-10, dan kehilangan sabuk juara WBA, WBC, IBF, dan lineal.
Dalam kehidupan pribadinya, Tyson menghabiskan tiga tahun di penjara setelah dinyatakan bersalah dalam kasus pemerkosaan pada tahun 1992, sebelum kembali naik ring pada tahun 1995.
The Baddest Man on the Planet -julukan Tyson- mengungkapkan akan kembali bertinju setelah 15 tahun pensiun. Petinju kelas berat pertama yang memegang sabuk WBA, WBC, IBF, dan juara linier itu ingin mengumpulkan dana demi membantu para tunawisma dan orang-orang yang terjerat narkoba.
Petinju kelahiran New York City, Amerika Serikat, 30 Juni 1966, tersebut pensiun dari tinju setelah kalah dalam pertarungan terakhirnya melawan Kevin McBride di Washington pada 2005. Tyson mengungkapkan pekan lalu bahwa dia dalam kamp pelatihan untuk pertarungan amal ekshibisi empat ronde.
Tyson membuktikan masih pantas bertarung dengan mengunggah video di akun media sosial terverifikasi miliknya, memamerkan kecepatan dan kekuatan khasnya dalam bertinju. Petinju bergaya ortodoks ini telah membuktikan dirinya sebagai petarung paling menakutkan di dunia setelah mengalahkan Trevor Berbick pada tahun 1986 untuk menjadi juara kelas berat termuda sepanjang masa, berusia 20 tahun.
Tetapi perjalanan kariernya mulai menurun pada tahun 1990 ketika James 'Buster' Douglas meng-KO Tyson di Tokyo Dome, Jepang, 11 Februari 1990. Tyson menyerah di ronde ke-10, dan kehilangan sabuk juara WBA, WBC, IBF, dan lineal.
Dalam kehidupan pribadinya, Tyson menghabiskan tiga tahun di penjara setelah dinyatakan bersalah dalam kasus pemerkosaan pada tahun 1992, sebelum kembali naik ring pada tahun 1995.
Lihat Juga :