3 Petinju Hebat yang Kaya Raya Lagi setelah Bangkrut
Selasa, 03 Desember 2024 - 11:31 WIB
loading...
A
A
A
Namun, meskipun menikmati kesuksesan finansial yang luar biasa, Mayweather pernah mengalami masa-masa sulit yang mengarah pada kebangkrutan. Pada tahun 2002, Mayweather mengajukan kebangkrutan untuk menghindari utang yang terkait dengan biaya hukum dan manajerial yang melibatkan kariernya.
Meskipun begitu, ia dengan cepat kembali bangkit dan menemukan cara untuk meraih kekayaan lebih besar. Dengan mengelola sendiri promosi pertarungan dan menandatangani kontrak pertarungan yang menguntungkan, termasuk yang melibatkan pertarungannya dengan Manny Pacquiao pada 2015, Mayweather memperoleh lebih dari USD1 miliar dari karier tinjunya. Pendekatan bisnis yang cerdas dan investasi yang tepat telah membuatnya tetap berada di puncak kekayaan dunia tinju.
Baca Juga: Heboh Video Promosi Duel Tyson Fury vs Oleksandr Usyk Dikemas ala Komedi Horor
Meskipun menghadapi masalah finansial besar, Holyfield berhasil bangkit. Ia mulai berinvestasi dalam bisnis peternakan, terutama di bidang peternakan sapi. Holyfield juga menjual rumah-rumah mewahnya dan memulai beberapa usaha kecil lainnya untuk membangun kembali kekayaannya.
Baca Juga: 3 Petinju Indonesia Juara Dunia yang Guncang Jagat Tinju
Meskipun begitu, ia dengan cepat kembali bangkit dan menemukan cara untuk meraih kekayaan lebih besar. Dengan mengelola sendiri promosi pertarungan dan menandatangani kontrak pertarungan yang menguntungkan, termasuk yang melibatkan pertarungannya dengan Manny Pacquiao pada 2015, Mayweather memperoleh lebih dari USD1 miliar dari karier tinjunya. Pendekatan bisnis yang cerdas dan investasi yang tepat telah membuatnya tetap berada di puncak kekayaan dunia tinju.
Baca Juga: Heboh Video Promosi Duel Tyson Fury vs Oleksandr Usyk Dikemas ala Komedi Horor
3. Evander Holyfield
Evander Holyfield, yang dikenal dengan julukan "The Real Deal," adalah petinju legendaris asal Amerika Serikat yang terkenal berkat pertandingan-pertandingannya melawan Mike Tyson. Holyfield memiliki karier yang gemilang, memenangkan empat gelar dunia dalam dua kategori kelas berat yang berbeda. Namun, setelah pensiun, Holyfield menghadapi masalah finansial yang serius dan pada tahun 2012, ia mengajukan kebangkrutan.Meskipun menghadapi masalah finansial besar, Holyfield berhasil bangkit. Ia mulai berinvestasi dalam bisnis peternakan, terutama di bidang peternakan sapi. Holyfield juga menjual rumah-rumah mewahnya dan memulai beberapa usaha kecil lainnya untuk membangun kembali kekayaannya.
Baca Juga: 3 Petinju Indonesia Juara Dunia yang Guncang Jagat Tinju
Lihat Juga :