alexametrics

Proliga Bola Voli 2020

Tim Jakarta Pertamina Energi Putri Target Maksimal di Proliga 2020

loading...
Tim Jakarta Pertamina Energi Putri Target Maksimal di Proliga 2020
Suasana peluncuran Tim Jakarta Pertamina Energi di Kantor Pusat PT Pertamina (Persero), Jumat (17/1/2020). Tim Jakarta Pertamina Energi mematok target juara Proliga 2020/Foto-foto/Twitter/Jkt Pertamina Energi (@JPEVolley)
A+ A-
JAKARTA - Tim voli putri Jakarta Pertamina Energi (JPE) mematok target maksimal di Proliga 2020 yang digelar di delapan kota, 24 Januari hingga 19 April 2020. Diperkuat sejumlah pemain timnas voli Indonesia, JPE optimistis ambisi mereka bakal terwujud.
Tim Jakarta Pertamina Energi Putri Target Maksimal di Proliga 2020

Pelatih Jakarta Pertamina Energi putri asal Azerbaijan, Ziya Radjabov mengakui dengan banyaknya atlet berpengalaman di tingkat internasional membuat dirinya yakin menatap gelar Proliga 2020. Sebelum datang ke Indonesia, Radjabov mengaku telah menganalisa semua tim yang ada di Proliga.

“Sejak 2015/2016 saya selalu melihat semua tim-tim di Indonesia itu, siapa siapa saja tim tim yang terkuat, bagaimana cara bermain mereka, bagaimana pola pertahanan dan serangan mereka dan segala macamnya,” ujar Radjabov saat peresmian skuat Jakarta Pertamina Energi di Gedung Pertamina, Jakarta, Jumat (17/1/2020).

"Saya sudah pelajari itu dan mengambil kelemahan-kelemahan mereka, saya pelajari dan atasi itu. Dan tim Jakarta Pertamina Energi adalah tim yang sangat kuat, kami seperti satu keluarga. Saya tahu kemampuan kemampuan individu pemain."
Tim Jakarta Pertamina Energi Putri Target Maksimal di Proliga 2020

Para pebola voli andalan tim putri Jakarta Pertamina Energi seperti Novia Andriyanti, Ratri Wulandari, Tisya Amallya, Agustin Wulandhari, Yulis Indahyani, dan Dita Azizah merupakan pemain Timnas Indonesia di ajang SEA Games 2019 yang berhasil mendapatkan perunggu untuk Merah-Putih.



Di sisi lain, banyaknya pemain timnas justru menjadi tantangan tersendiri bagi Radjabov. Pasalnya, untuk menyatukan tim butuh waktu yang tidak sebentar karena para atlet yang berkostum timnas baru bergabung awal Januari.

“Kami hanya punya satu minggu untuk menyatukan mereka. Jadi tim yang sudah ada dan pevoli Timnas itu kita gabungkan. Tapi di luar itu, sebenarnya mudah. Karena voli itu adalah kerja sama tim,” tutur Radjabov.

Sementara itu, tim voli putra Jakarta Pertamina Energi juga mengincar hasil terbaik setelah sebelumnya harus puas berada di posisi ketiga klasemen Proliga 2019. Sekarang, mereka bakal berjuang untuk bisa meraih capaian tertinggi. Bahkan, mereka kembali mengandalkan kapten timnya musim lalu, Agung Seganti.
Tim Jakarta Pertamina Energi Putri Target Maksimal di Proliga 2020

Demi mengarungi musim baru 2020, Agung kembali dipercaya menjadi kapten oleh pelatih kepala Jakarta Pertamina Energi, Pascal Wilmar.

Kapten berusia 29 tahun itu mengatakan jika persaingan di Proliga tahun ini bakal lebih ketat, karena persiapan lawan lebih matang dan punya komposisi tim yang kuat. Apalagi, mereka sudah menjalani latihan sejak November, lalu.

Menurut Agung, para pemain muda di timnya harus dilatih berulang-ulang karena masih minim jam terbang. "Kita akan evaluasi di mana salah kita dan kekurangan kita saat bermain pada 24 Januari mendatang," ucap Agung.

Agung pun mewaspadai klub rival Jakarta BNI 46 yang kedatangan Doni Haryono yang juga merupakan pemain Timnas. Di pertandingan seri perdana Proliga 2020, Agung dan kolega langsung bakal berjibaku dengan tim rival, Jakarta BNI 46 di Pekanbaru.
(sha)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak