alexametrics

Liga 1

Inilah Jajaran Pelatih Borneo FC

loading...
Inilah Jajaran Pelatih Borneo FC
Edson Tavares resmi diperkenalkan sebagai pelatih baru Borneo FC. Foto : SINDOnews/Tsabita
A+ A-
SAMARINDA - Sambut musim baru kompetisi Liga 1, jajaran manajemen Borneo FC Samarinda bergerak cepat membentuk tim. Setelah memastikan beberapa pemain lama yang bertahan, klub yang bermarkas di Stadion Segiri Samarinda itu resmi menunjuk jaran pelatih.

Awal pekan ini manajemen Borneo FC langsung memperkenalkan jajaran pelatihnya. Untuk pelatih kepala, Borneo FC menunjuk Edson Tavares. Pelatih berusia 63 tahun asal Brazil ini direkrut setelah musim sebelumnya membesut Persija Jakarta.

Presiden Borneo FC Samarinda Nabil Husein menjelaskan, kebutuhan tim menjadi alasan terpilihnya Edson sebagai pelatih kepala. Dia pun berharap Edson mampu membangun suasana tim menjadi lebih solid.



“Saya punya keyakinan bahwa Edson adalah pelatih yang tepat untuk Borneo FC. Pelatih sebelumnya sudah bergabung dengan klub lain, maka kita bergerak cepat. Harapan saya coach Edson bisa membangun suasana tim yang solid dan juga menciptakan pemain-pemain muda kita,” kata Nabil.

Untuk melengkapi jajaran kepelatihan, Edson menginginkan pelatih fisik. Humberto menjadi nama yang ditunjuk sebagai pelatih fisik. Humberto juga membantu Edson di Persija musim lalu.

Sementara untuk pelatih kiper, Borneo FC menunjuk Carlos Salomao. Salomao adalah pelatih kiper asal Brasil yang musim lalu melatih klub Thailand, Army United.

Sementara untuk asisten pelatih diisi oleh Ahmad Amiruddin dan Antonio Claudio. Ahmad Amiruddin musim lalu juga membesut Borneo FC. “Para pelatih ini punya filosofi yang sama dengan Borneo FC. Yang jelas saying ingin membawa tim ini lebih baik. Peringkat tujuh musim lalu kurang memuaskan. Kita investasi di klub ini jadi menginginkan hasil yang lebih baik,” pungkas Nabil.
(bbk)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak