Shin Tae-yong Rewel Jadwal Piala AFF 2024, Pelatih Vietnam: Tambah Makanan Bergizi untuk Pemain!
Senin, 16 Desember 2024 - 10:30 WIB
loading...
Shin Tae-yong mengeluhkan mengenai jadwal padat Piala AFF 2024, yang membuat pemain Timnas Indonesia merasa kelelahan. Namun Kim Sang-sik memiliki pandangan yang berbeda / Foto: Soha
A
A
A
Shin Tae-yong mengeluhkan mengenai jadwal padat Piala AFF 2024, yang membuat pemain Timnas Indonesia merasa kelelahan. Namun Kim Sang-sik memiliki pandangan yang berbeda.
Sebelum pertandingan melawan Vietnam, Shin Tae-yong terus mengeluhkan format turnamen kandang dan tandang di Piala AFF 2024. Akibatnya, Timnas Indonesia terpaksa menjalani tiga pertandingan dengan jarak yang pendek (tiga hari per pertandingan), dan harus melakukan perjalanan ke banyak negara di turnamen sepak bola bergengsi di Asia Tenggara.
"Sebenarnya bukan hanya Indonesia tapi semua tim juga mengalami kesulitan yang sama. Bahkan ada negara yang tidak punya penerbangan langsung untuk bepergian, sehingga kita harus terbang lebih dari 10 jam. Misalnya kita pernah harus terbang lebih dari 12 jam. untuk sampai ke Myanmar. Saya sebagai pelatih merasa lelah, lalu seberapa lelahkah para pemain?"
"Saya tetap berpendapat bahwa babak penyisihan grup harus fokus. Karena babak berikutnya harus dimainkan kandang dan tandang. Pergerakan seperti ini tidak masuk akal dan harus diubah," keluh Shin Tae-yong.
Baca Juga: Vietnam Patahkan Kutukan Lawan Timnas Indonesia, Kim Sang-sik: Saya Sangat Puas
Sebelum pertandingan melawan Vietnam, Shin Tae-yong terus mengeluhkan format turnamen kandang dan tandang di Piala AFF 2024. Akibatnya, Timnas Indonesia terpaksa menjalani tiga pertandingan dengan jarak yang pendek (tiga hari per pertandingan), dan harus melakukan perjalanan ke banyak negara di turnamen sepak bola bergengsi di Asia Tenggara.
"Sebenarnya bukan hanya Indonesia tapi semua tim juga mengalami kesulitan yang sama. Bahkan ada negara yang tidak punya penerbangan langsung untuk bepergian, sehingga kita harus terbang lebih dari 10 jam. Misalnya kita pernah harus terbang lebih dari 12 jam. untuk sampai ke Myanmar. Saya sebagai pelatih merasa lelah, lalu seberapa lelahkah para pemain?"
"Saya tetap berpendapat bahwa babak penyisihan grup harus fokus. Karena babak berikutnya harus dimainkan kandang dan tandang. Pergerakan seperti ini tidak masuk akal dan harus diubah," keluh Shin Tae-yong.
Baca Juga: Vietnam Patahkan Kutukan Lawan Timnas Indonesia, Kim Sang-sik: Saya Sangat Puas
Lihat Juga :