Profil Emil Audero Mulyadi: Kiper FC Como Berdarah Mataram yang Siap Bela Timnas Indonesia
Selasa, 17 Desember 2024 - 08:29 WIB
loading...
Profil Emil Audero Mulyadi: Kiper FC Como Berdarah Mataram yang Siap Bela Timnas Indonesia
A
A
A
Emil Audero Mulyadi kembali mencuri perhatian setelah namanya dikaitkan dengan rencana bergabung ke Timnas Indonesia. Kiper kelahiran Mataram, Nusa Tenggara Barat, berusia 27 tahun ini berkarier di klub Serie A, FC Como. Kehadirannya di Skuad Garuda digadang-gadang akan memperkuat lini pertahanan tim yang tengah berkembang pesat.
Emil Audero lahir pada 18 Januari 1997 di Mataram, NTB. Ayahnya, Edy Mulyadi, berasal dari Indonesia, sedangkan ibunya, Antonella Audero, berkewarganegaraan Italia. Tak lama setelah Emil lahir, keluarganya memutuskan pindah ke Cumiana, Italia, kampung halaman sang ibu, di mana Emil kemudian dibesarkan dan mengenal sepak bola.
Meski besar di Italia, hubungan Emil dengan tanah kelahirannya tidak pernah benar-benar terputus. Bahkan dalam sebuah video yang viral di media sosial, Emil menunjukkan kemampuannya berbahasa Indonesia dengan cukup fasih. Dalam video tersebut, ia menyebut kata sederhana seperti "baik", yang sontak disambut antusias oleh para penggemar Tanah Air.
Perjalanan karier sepak bola Emil Audero dimulai saat ia bergabung dengan akademi Juventus. Emil dipanggil ke tim utama Juventus untuk pertama kalinya pada 2014 saat masih berusia 17 tahun. Namun, debut resminya baru terjadi pada musim 2016/2017 dalam pertandingan melawan Bologna.
Setelah masa peminjaman di Venezia, Audero melanjutkan kariernya bersama Sampdoria. Pada 2019, Sampdoria menebusnya secara permanen dari Juventus dengan nilai transfer mencapai 20 juta Euro. Penampilan apiknya sebagai kiper utama membuat namanya diperhitungkan di Serie A. Kini, Emil melanjutkan petualangan kariernya di FC Como, klub yang tengah bersinar di kompetisi Italia.
Namun, hingga kini Emil belum pernah membela tim senior Italia, yang membuatnya tetap memenuhi syarat untuk membela Timnas Indonesia. Kesempatan ini semakin terbuka lebar setelah Emil menyatakan ketertarikannya untuk membela tanah kelahirannya. Bahkan, ia mengaku pernah berdiskusi dengan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, terkait kemungkinan tersebut.
Profil Emil Audero
Emil Audero lahir pada 18 Januari 1997 di Mataram, NTB. Ayahnya, Edy Mulyadi, berasal dari Indonesia, sedangkan ibunya, Antonella Audero, berkewarganegaraan Italia. Tak lama setelah Emil lahir, keluarganya memutuskan pindah ke Cumiana, Italia, kampung halaman sang ibu, di mana Emil kemudian dibesarkan dan mengenal sepak bola.
Meski besar di Italia, hubungan Emil dengan tanah kelahirannya tidak pernah benar-benar terputus. Bahkan dalam sebuah video yang viral di media sosial, Emil menunjukkan kemampuannya berbahasa Indonesia dengan cukup fasih. Dalam video tersebut, ia menyebut kata sederhana seperti "baik", yang sontak disambut antusias oleh para penggemar Tanah Air.
Perjalanan karier sepak bola Emil Audero dimulai saat ia bergabung dengan akademi Juventus. Emil dipanggil ke tim utama Juventus untuk pertama kalinya pada 2014 saat masih berusia 17 tahun. Namun, debut resminya baru terjadi pada musim 2016/2017 dalam pertandingan melawan Bologna.
Setelah masa peminjaman di Venezia, Audero melanjutkan kariernya bersama Sampdoria. Pada 2019, Sampdoria menebusnya secara permanen dari Juventus dengan nilai transfer mencapai 20 juta Euro. Penampilan apiknya sebagai kiper utama membuat namanya diperhitungkan di Serie A. Kini, Emil melanjutkan petualangan kariernya di FC Como, klub yang tengah bersinar di kompetisi Italia.
Karier Internasional: Pernah Bela Italia, Kini Dinanti Timnas Indonesia
Berkat bakat dan potensi besarnya, Emil Audero pernah membela Timnas Italia di berbagai kelompok usia, mulai dari U-15 hingga U-21. Salah satu prestasinya adalah membawa Italia U-17 menjadi runner-up di Kejuaraan Eropa U-17 UEFA 2013.Namun, hingga kini Emil belum pernah membela tim senior Italia, yang membuatnya tetap memenuhi syarat untuk membela Timnas Indonesia. Kesempatan ini semakin terbuka lebar setelah Emil menyatakan ketertarikannya untuk membela tanah kelahirannya. Bahkan, ia mengaku pernah berdiskusi dengan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, terkait kemungkinan tersebut.
Lihat Juga :