alexametrics

Serie A Italia 2019/2020

Nainggolan: Inter Memperlakukan Saya dengan Buruk

loading...
Nainggolan: Inter Memperlakukan Saya dengan Buruk
Radja Nainggolan mengungkapkan kekecewaannya atas perlakuan Inter Milan terhadap dirinya/Foto/Reuters
A+ A-
MILAN - Radja Nainggolan mengungkapkan kekecewaannya atas perlakuan Inter Milan terhadap dirinya. Pemain Inter yang dipinjamkan ke Caglairi itu menyebut Nerazzurri telah memperlakukan dirinya dengan buruk. Meski demikian, Radja menghormati fans Nerazzurri dan tidak melakukan selebrasi saat membuat gol di Giuseppe Meazza, Minggu (26/1/2020).

Radja mencetak gol penyeimbang 1-1 pada menit ke-78 memnfaatkan umpan Joao Pedro. Tembakan pemain kelahiran Antwerp, Belgia, 4 Mei 1988, itu melepaskan tendangan terarah dari luar kotak penalti ke kanan bawah gawang, yang tak mampu dihalau Samir Handanovic. (Baca juga: Radja Nainggolan Paksa Inter Telan Tiga Hasil Imbang Beruntun).
"Saya diperlakukan seperti pemain biasa-biasa saja di sini," kata Nainggolan. “Saya sangat menghormati para penggemar Inter dan mantan rekan tim saya, tetapi saya merasa diperlakukan seperti pemain biasa-biasa saja ketika saya di sini."

“Saya berharap yang terbaik untuk mereka di masa depan. Di satu sisi saya bahagia, di sisi lain saya tidak. Siapa yang tahu bagaimana masa depan saya? Saya saja tidak! Saya berkonsentrasi pertandingan demi pertandingan, bertarung dengan rekan satu tim saya dan kami berjuang untuk sesuatu yang penting.”



Cagliari bertengger di peringkat 7 dengan 31 poin setara dengan AC Milan yang ada di atasnya. Nainggolan menilai Cagliari layak mendapatkan angka melawan Inter, bahkan seharusnya lebih dari satu poin.

“Saya pikir kami bermain bagus sejak awal, datang ke sini untuk bermain dengan karakter dan mengoper bola. Mungkin beberapa insiden terjadi pada kami, tapi tidak ada yang melawan Inter, ini sepak bola, dan beberapa insiden perlu dilihat lagi,” ujar pemain berjuluk Ninja tersebut kepada DAZN.

“Itu bukan hanya gol dengan dorongan, tetapi seharusnya juga ada kartu merah. Kami tidak ingin melihat kaki yang patah sebelum seseorang diusir."
(sha)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak