Jay Idzes, Pemimpin Sejati yang Dituntun Naluri
Minggu, 29 Desember 2024 - 18:01 WIB
loading...
Thom Haye memberikan pujian setinggi langit kepada rekan setimnya di Timnas Indonesia, Jay Idzes / Foto: Jay Idzes (@jayidzes)
A
A
A
Thom Haye memberikan pujian setinggi langit kepada rekan setimnya di Timnas Indonesia , Jay Idzes . Dalam podcast terbarunya, gelandang Almere City itu menyatakan bahwa Idzes memiliki karakter kepemimpinan yang sangat alami dan cocok untuk menjadi kapten Skuad Garuda.
Haye, yang juga memiliki pengalaman sebagai kapten klub sebelumnya, membandingkan Idzes dengan pemain lain yang pernah mengenakan ban kapten. Menurutnya, tidak semua pemain yang menjadi kapten mampu menunjukkan aura kepemimpinan yang kuat.
"Hal itu yang terkadang terjadi pada seseorang saat mereka menjadi kapten, hal itu juga berlaku di level klub dan Jay tahu itu. Kamu itu seperti, sulit untuk menjelaskannya, namun kamu seperti menjadi kapten dengan alamiah," kata Haye, dilansir dari kanal youtube The Haye Way, Minggu (29/12/2024).
Baca Juga: Kapten Jay Idzes, Bintang Futsal yang Menjadi Bek Tangguh Timnas Indonesia
"Ada momen ketika pemain yang mengenakan ban kapten namun mereka tidak benar-benar terasa seperti kapten sejati. Mungkin karena pemain lain bisa melihat bahwa mereka bereaksi dengan berbeda dan tidak terasa alamiah," sambungnya.
Haye, yang juga memiliki pengalaman sebagai kapten klub sebelumnya, membandingkan Idzes dengan pemain lain yang pernah mengenakan ban kapten. Menurutnya, tidak semua pemain yang menjadi kapten mampu menunjukkan aura kepemimpinan yang kuat.
"Hal itu yang terkadang terjadi pada seseorang saat mereka menjadi kapten, hal itu juga berlaku di level klub dan Jay tahu itu. Kamu itu seperti, sulit untuk menjelaskannya, namun kamu seperti menjadi kapten dengan alamiah," kata Haye, dilansir dari kanal youtube The Haye Way, Minggu (29/12/2024).
Baca Juga: Kapten Jay Idzes, Bintang Futsal yang Menjadi Bek Tangguh Timnas Indonesia
"Ada momen ketika pemain yang mengenakan ban kapten namun mereka tidak benar-benar terasa seperti kapten sejati. Mungkin karena pemain lain bisa melihat bahwa mereka bereaksi dengan berbeda dan tidak terasa alamiah," sambungnya.
Lihat Juga :