Hari Ini Shin Tae-yong Dipecat? Tunggu Konferensi Pers Resmi PSSI
Senin, 06 Januari 2025 - 10:48 WIB
loading...
Hari Ini Shin Tae-yong Dipecat? Tunggu Konferensi Pers Resmi PSSI. Foto: PSSI
A
A
A
Nasib Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas Indonesia menjadi tanda tanya besar. PSSI dijadwalkan menggelar konferensi pers pada Senin (6/1/2025) siang WIB di Menara Danareksa, Jakarta. Spekulasi mengenai masa depan pelatih asal Korea Selatan ini semakin memanas setelah unggahan anggota Exco PSSI, Khairul Anwar, menyiratkan perpisahan dengan Shin Tae-yong.
Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, Khairul menuliskan pesan terima kasih kepada Shin Tae-yong atas kontribusinya selama melatih Timnas Indonesia. "Terima kasih Shin Tae-yong atas kebersamaannya selama ini. Kamu tetap menjadi bagian sejarah transformasi sepak bola Indonesia," tulis Khairul.
Unggahan tersebut langsung menyulut spekulasi di media sosial. Publik bertanya-tanya, apakah ini menandakan akhir perjalanan Shin Tae-yong bersama skuad Garuda? Tak sedikit yang mendukung agar Shin tetap bertahan, mengingat berbagai pencapaian positif yang telah diraih selama masa jabatannya.
PSSI sendiri telah mengonfirmasi konferensi pers tersebut akan dipimpin langsung oleh Ketua Umum Erick Thohir. Selain itu, Wakil Ketua Umum 1 Zainuddin Amali, Sekjen PSSI Yunus Nusi, dan manajer Timnas Indonesia, Sumardji, juga dijadwalkan hadir. Namun, tidak ada nama Shin Tae-yong dalam daftar yang dirilis PSSI, sehingga spekulasi pemecatannya semakin menguat.
Pengamat sepak bola nasional, Kesit Budi Handoyo, turut memberikan pandangannya terkait isu panas ini. Menurut Kesit, jika benar Shin Tae-yong dicopot, keputusan tersebut kemungkinan besar didasarkan pada evaluasi menyeluruh dari PSSI yang menilai pelatih berusia 54 tahun itu kurang pas untuk memenuhi target tinggi, seperti lolos ke Piala Dunia 2026.
“Menurut saya, bukan hal yang mudah buat PSSI untuk memutus kontrak STY. Mengingat kinerjanya sejak dia menjadi pelatih timnas terbilang positif,” kata Kesit.
Namun, Kesit juga menilai bahwa mungkin PSSI melihat adanya kekurangan dalam kemampuan Shin Tae-yong untuk merealisasikan target ambisius tersebut. “Mungkin ada target tinggi yang dibebankan PSSI kepada STY yakni timnas harus lolos Piala Dunia. Namun STY mungkin, sekali lagi ini mungkin ya, dipandang tak akan bisa mewujudkan target tersebut,” tambahnya.
Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, Khairul menuliskan pesan terima kasih kepada Shin Tae-yong atas kontribusinya selama melatih Timnas Indonesia. "Terima kasih Shin Tae-yong atas kebersamaannya selama ini. Kamu tetap menjadi bagian sejarah transformasi sepak bola Indonesia," tulis Khairul.
Unggahan tersebut langsung menyulut spekulasi di media sosial. Publik bertanya-tanya, apakah ini menandakan akhir perjalanan Shin Tae-yong bersama skuad Garuda? Tak sedikit yang mendukung agar Shin tetap bertahan, mengingat berbagai pencapaian positif yang telah diraih selama masa jabatannya.
PSSI sendiri telah mengonfirmasi konferensi pers tersebut akan dipimpin langsung oleh Ketua Umum Erick Thohir. Selain itu, Wakil Ketua Umum 1 Zainuddin Amali, Sekjen PSSI Yunus Nusi, dan manajer Timnas Indonesia, Sumardji, juga dijadwalkan hadir. Namun, tidak ada nama Shin Tae-yong dalam daftar yang dirilis PSSI, sehingga spekulasi pemecatannya semakin menguat.
Pengamat sepak bola nasional, Kesit Budi Handoyo, turut memberikan pandangannya terkait isu panas ini. Menurut Kesit, jika benar Shin Tae-yong dicopot, keputusan tersebut kemungkinan besar didasarkan pada evaluasi menyeluruh dari PSSI yang menilai pelatih berusia 54 tahun itu kurang pas untuk memenuhi target tinggi, seperti lolos ke Piala Dunia 2026.
“Menurut saya, bukan hal yang mudah buat PSSI untuk memutus kontrak STY. Mengingat kinerjanya sejak dia menjadi pelatih timnas terbilang positif,” kata Kesit.
Namun, Kesit juga menilai bahwa mungkin PSSI melihat adanya kekurangan dalam kemampuan Shin Tae-yong untuk merealisasikan target ambisius tersebut. “Mungkin ada target tinggi yang dibebankan PSSI kepada STY yakni timnas harus lolos Piala Dunia. Namun STY mungkin, sekali lagi ini mungkin ya, dipandang tak akan bisa mewujudkan target tersebut,” tambahnya.
Lihat Juga :