Shin Tae-yong Dipecat saat Timnas Indonesia di Fase Kritis, Bung Kusnaeni: Yang Disesalkan Momentumnya!
Selasa, 07 Januari 2025 - 15:09 WIB
loading...
Pengamat sepak bola nasional, Mohamad Kusnaeni, menyayangkan keputusan PSSI memecat Shin Tae-yong dari Timnas Indonesia / Foto: Instagram Shin Tae-yong (@shintaeyong7777)
A
A
A
Pengamat sepak bola nasional, Mohamad Kusnaeni, menyayangkan keputusan PSSI memecat Shin Tae-yong dari Timnas Indonesia . Menurutnya, momentum itu tidak pas karena Skuad Garuda sedang berjuang di Grup C babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
PSSI resmi menyudahi kerja sama dengan Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas Indonesia pada Senin (6/1/2025). Keputusan tersebut dibuat dengan berbagai macam pertimbangan seperti masalah komunikasi dan taktik.
Terkait hal itu, Kusnaeni menilai kalau sejatinya pemecatan seorang pelatih adalah hal yang biasa dalam dunia sepak bola. Tapi dia menyayangkan momentum pemecatan PSSI kepada Shin Tae-yong.
Baca Juga: Shin Tae-yong Dipecat, Maarten Paes: Hargai Sejarah yang Kita Ciptakan!
Momennya dinilai kurang ideal karena Timnas Indonesia masih bertempur di empat pertandingan sisa Grup C dan punya peluang terbuka untuk lolos ke Piala Dunia 2026. "Pemberhentian pelatih timnas sebetulnya biasa. Itu kewenangan PSSI untuk mengangkat, memberhentikan, atau mengganti pelatih timnas. Namun yang agak disesalkan adalah momentumnya," kata Kusnaeni, Selasa (7/1/2024).
"STY diganti saat timnas sedang menghadapi fase kritis dalam perjuangan lolos ke Piala Dunia 2026. Kita masih punya empat pertandingan tersisa yang cukup berat. Tapi kita masih punya peluang untuk lolos," lanjutnya.
Kusnaeni berpendapat, idealnya Shin Tae-yong dibiarkan untuk menuntaskan perjuangannya bersama Timnas Indonesia di Grup C babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026. Ketika sudah terlihat hasilnya, baru PSSI melakukan evaluasi terkait kinerja pelatih asal Korea Selatan tersebut.
PSSI resmi menyudahi kerja sama dengan Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas Indonesia pada Senin (6/1/2025). Keputusan tersebut dibuat dengan berbagai macam pertimbangan seperti masalah komunikasi dan taktik.
Terkait hal itu, Kusnaeni menilai kalau sejatinya pemecatan seorang pelatih adalah hal yang biasa dalam dunia sepak bola. Tapi dia menyayangkan momentum pemecatan PSSI kepada Shin Tae-yong.
Baca Juga: Shin Tae-yong Dipecat, Maarten Paes: Hargai Sejarah yang Kita Ciptakan!
Momennya dinilai kurang ideal karena Timnas Indonesia masih bertempur di empat pertandingan sisa Grup C dan punya peluang terbuka untuk lolos ke Piala Dunia 2026. "Pemberhentian pelatih timnas sebetulnya biasa. Itu kewenangan PSSI untuk mengangkat, memberhentikan, atau mengganti pelatih timnas. Namun yang agak disesalkan adalah momentumnya," kata Kusnaeni, Selasa (7/1/2024).
"STY diganti saat timnas sedang menghadapi fase kritis dalam perjuangan lolos ke Piala Dunia 2026. Kita masih punya empat pertandingan tersisa yang cukup berat. Tapi kita masih punya peluang untuk lolos," lanjutnya.
Kusnaeni berpendapat, idealnya Shin Tae-yong dibiarkan untuk menuntaskan perjuangannya bersama Timnas Indonesia di Grup C babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026. Ketika sudah terlihat hasilnya, baru PSSI melakukan evaluasi terkait kinerja pelatih asal Korea Selatan tersebut.
Lihat Juga :