Rahang Retak, Drew McIntyre Gelandangan Permalukan Tyson Fury
Rabu, 02 September 2020 - 07:14 WIB
loading...
Rahang Retak, Drew McIntyre Gelandangan Permalukan Tyson Fury/WWE
A
A
A
LONDON - Perang psywar antara juara WWE Drew McIntyre dengan juara dunia tinju Kelas Berat WBC Tyson Fury makin panas. Setelah diserang Fury secara verbal, McIntyre bereaksi keras.
McIntyre balik melawan Fury dengan menegaskan siap menghadapi Raja tinju Kelas Berat dalam pertandingan gulat atau pertandingan tinju. Serangan verbal McIntyre menohok Raja Gipsi asal Inggris tersebut.
Baca Juga: Jalan Hidup Akeem Ennies-Brown: Stereotip Rasisme dan Juara Dunia
"Aku bukan salah satu gelandangan normal yang kamu pilih untuk bertarung, aku bukan karung tinju yang dibayar untuk tampil dan kalah. Omong-omong, waktu yang bagus, bahkan dengan rahang retak aku cukup yakin aku bisa melakukan dua belas putaran dengan kepalan bantal Anda. Usaha yang bagus, 'Raja', "kata McIntyre.
Fury kembali tertarik ke ring WWE setelah jadwal pertarungan trilogi perebutan sabuk tinju Kelas Berat WBC melawan Deontay Wilder tidak jelas. Rencananya, trilogi Fury vs Wilder digelar 19 Desember setelah sebelumnya mengalami beberapa kali penundaan karena pandemi Covid-19.
McIntyre balik melawan Fury dengan menegaskan siap menghadapi Raja tinju Kelas Berat dalam pertandingan gulat atau pertandingan tinju. Serangan verbal McIntyre menohok Raja Gipsi asal Inggris tersebut.
Baca Juga: Jalan Hidup Akeem Ennies-Brown: Stereotip Rasisme dan Juara Dunia
"Aku bukan salah satu gelandangan normal yang kamu pilih untuk bertarung, aku bukan karung tinju yang dibayar untuk tampil dan kalah. Omong-omong, waktu yang bagus, bahkan dengan rahang retak aku cukup yakin aku bisa melakukan dua belas putaran dengan kepalan bantal Anda. Usaha yang bagus, 'Raja', "kata McIntyre.
Fury kembali tertarik ke ring WWE setelah jadwal pertarungan trilogi perebutan sabuk tinju Kelas Berat WBC melawan Deontay Wilder tidak jelas. Rencananya, trilogi Fury vs Wilder digelar 19 Desember setelah sebelumnya mengalami beberapa kali penundaan karena pandemi Covid-19.
Lihat Juga :